by

Banjir dan Longsor Hantui Jabar, Gubernur Ridwan Kamil Minta Siaga

Hallobogor.com, Jakarta – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menginstruksikan Kepala Daerah diwilayahnya, untuk siaga dan waspada menyiapkan beragam antisipasi bencana hidrologis, seperti banjir dan tanah longsor.

Pasalnya, ia melihat jika musim penghujan datang lebih awal dari perkiraan Bada Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada akhir Oktober nanti.

“Sudah diinstursikan agar para kepala daerah untuk posisi waspada dan menyiapkan beragam rencana antisipasi bencana hidrologis yang terukur,” tulis Ridwan Kamil dalam unggahan Instagramnya, Selasa (22/9/2020).

Sebelumnya, banjir bandang menerjang Desa Pasawahan dan Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. 

Sungai Cicatih yang merupakan aliran utama sungai juga meluap mengakibatkan rumah rusak, beberapa mobil tergenang hingga terbawa aliran banjir, dan menghanyutkan bangunan semi permanen.

Dilaporkan akibat insiden ini, terdapat tiga orang dinyatakan hilang. Saat ini ketiga orang korban tersebut masih dalam pencarian personel gabungan Polri, TNI dan Tim SAR.

“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD setempat mengidentifikasi tiga orang di Kecamatan Cicurug hanyut saat banjir bandang terjadi. Ketiganya masih dalam pencarian petugas di lapangan,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam siaran persnya, Selasa (22/9/2020).

Terkait hal itu, pria yang biasa disapa Kang Emil ini, menyebut pihaknya telah mengutus Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum dan BPBD Jabar untuk menyalurkan bantuan dan dukungan kepada para korban dan petugas kewilayahan yang bertugas di sana.

“Pemprov Jabar melalui Dinas PU sejak 2 minggu lalu sudah memulai program antisipasi banjir. Mudah-mudahan bisa efektif,” katanya. (rad)