by

Berisiko Tinggi Terkena Covid-19, Wartawan Jakarta Mohon Perhatian Pemerintah

Hallobogor.com, Jakarta – Wartawan Jakarta minta agar Pemerintah Pusat maupun Daerah untuk memperhatikan profesi insan Pers yang saat ini menjadi garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari bahaya Covid-19 melalui pemberitaan.

Dengan demikian, wartawan juga menghadapi risiko bahaya besar terkena wabah virus Corona Covid-19, pada saat sedang menjalankan tugas jurnalistiknya di lapangan.

“Kami minta pemerintah, khususnya Pemprov DKI Jakarta segera memperhatikan nasib ratusan Insan Pers yang tergabung di dalam Forum Wartawan Jakarta (FWJ),” kata Sekjen FWJ, Ichsan, di Northfield Cafe Cempaka Putih Jakarta Pusat, Sabtu (4/4/2020)

Ichsan menuturkan saat ini mobilitas insan pers dalam memberikan informasi publik sangat beresiko tinggi tidak hanya tertular virus Corona. Namun sekaligus, rentan menyebarkan dan menularkan virus pandemi global ini.

“Di saat pekerja lainnya di Jakarta yang melaksanakan anjuran pemerintah khususnya DKI Jakarta agar bekerja di dalam rumah, namun wartawan yang bertanggungjawab terhadap profesinya, masih saja berkeliaran ke sana-sini bertemu banyak orang.” tuturnya

Walaupun demikian, kata Ichsan, pihaknya sangat bersyukur kepada Allah Ta’ala karena teman-teman wartawan di Jakarta yang tergabung di forum, dilindungi dan dijauhkan dari virus berbahaya itu.

Ichsan juga sangat prihatin dengan profesu lainnya terutama tenaga medis di wilayah Jakarta dari hari ke hari yang tidak bisa terhidar dari resiko terpapar wabah Covid-19 maupun resiko kematian, kareba harus berhubungan dengan pasien.

Hingga saat ini, belum ada satu pun dari instansi pemerintah khususnya Pemprov DKI Jakarta dan jajarannya, dan juga institusi Polri serta TNI yang memberikan perhatian kepada teman-temam wartawan di saat DKI Jakarta sedang dilanda pandemi virus Covid-19

“Tidak semua wartawan Jakarta bekerja di perusahaan media mainstream yang kebutuhan hidupnya dijamin oleh perusahaan pers. Data ada 250-an wartawan yang bekerja di 126 media non mainstream yang pendapatannya pas-pasan,” katanya.

Karena itu FWJ meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, dan Pangdam Jaya
Mayjen TNI Eko Margiyono untuk mau memahami kondisi para wartawan di Jakarta dan memberikan perhatian.

“Saya kira terutama Pemprov DKI Jakarta yang punya APBD sangat besar dan menganggarkan penanganan Pandemi Covid-19 dan bantuan sosial kepada masyarakat, juga bisa membantu teman-teman wartawan khususnya non mainstream di Jakarta,” kata Ikhsan. (bas)