by

Bikin Geger Bogor, Kabar 4 Dokter RS BMC Positif Corona, Apa Benar?

Hallobogor.com, Kota – Virus corona makin mengancam Indonesia, sebanyak 790 orang dikabarkan terinfeksi, dari jumlah tersebut, 58 orang dinyatakanmeninggal dunia dan 31 orang dikabarkan telah sembuh.

Dengan meningkatkanya jumlah terinfeksi virus corona setiap harinya, pemerintah terus berupaya meningkatkan fasilitas kesehatan bagi tenaga medis, seperti pengadaan Alat Pelindung Diri (APD).

Baca : Bertambah Lagi, PDP Corona Meninggal Dunia di Kota Bogor Menjadi 5 Orang

APD berfungsi untuk menjaga tenaga medis agar tidak terpapar virus corona dari pasien, mengingat selama tahap penanganan, risiko kontak langsung yang menyebabkan penularan sangat tinggi.

Baru-baru ini, Indonesia dirundung duka usai enam orang dokter dikabarkan meninggal dunia saat berjuang membantu penanganan virus corona (Covid-19).

Kabar yang menyebut enam dokter telah gugur saat menjadi garda terdepan memerangi virus corona, disampaikan langsung oleh Ikatan Dokter Indonesia lewat akun Twitter @PBDIDI.

Seiring dengan mencuatnya berita duka tenaga medis yang gugur saat menjalankan tugas, baru-baru ini beredar kabar melalui pesan berantai WhatsApp yang menyebut empat dokter dari RS BMC dikonfirmasi positif.

Guys info yah, udah ada empat dokter BMC yang positif yaitu Agus Taolin, Joko ahli bedah, Edison, Ali dr anak, info dari grup sebelah,” dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari tangkapan layar pesan singkat WhatsApp.

Namun, berdasarkan penelusuran tim cek fakta Jabar Saber Hoaks, klaim yang menyebut selain kematian dr. Joko dan tiga dokter lainnya dikonfirmasi terinveksi Covid-19 di RS BMC dalah salah, serta dapat dipastikan hoaks.

Dari Instagram @jabarsaberhoaks, dr. Agustinus Taolin membantah berita tersebut. Ia menegaskan bahwa dengan beredarnya berita ini telah merugikan dirinya dan rekan-rekannya yang lain. Bahkan ia pun menjelaskan hasil pemeriksaan virus corona.  

“Hasil pemeriksaan negatif artinya kami aman untuk melakukan tugas, semua petugas medis menghadapi risiko yang besar dalam menjalankan tugasnya dan itu adalah tanggung jawab kami,” ujar Agus. (cir)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.