by

Bima Arya dan Forkopimda Ikuti HUT Jabar Ke-75 Secara Virtual

Hallobogor.com, Kota – Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Kapolresta Bogor Kota, Kombes. Pol. Hendri Fiuser, Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Inf Robby Bulan dan perwakilan Kejaksaan Negeri Kota Bogor mengikuti upacara peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat Ke-75 yang dilaksanakan secara virtual di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Rabu (19/08/2020) pagi.

Upacara peringatan dilaksanakan secara sederhana dan penuh keprihatinan akibat pandemi Covid-19 dipimpin langsung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang dilaksanakan di halaman Gedung Sate, Kota Bandung.

Tampak Gubernur Jawa Barat dan semua yang hadir mengenakan pakaian khas Sunda, tidak terkecuali para kepala daerah yang mengikuti secara virtual.

Kepada seluruh elemen Jawa Barat, Ridwan Kamil mengajak untuk berjuang bersama-sama membawa Jawa Barat kembali bangkit dan tidak masuk jurang resesi sehingga di akhir tahun bisa menghasilkan pertumbuhan yang positif.

Selain itu, bersama pemerintah pusat, berjuang secara serius dengan segala daya upaya di semua lini untuk mengendalikan Covid-19 dan dampaknya. Untuk menangani pandemi Covid-19 Ridwan Kamil menerapkan lima prinsip, yaitu selalu proaktif, selalu ilmiah dalam keputusan, transparan memberikan gambaran nyata apa yang ada, inovatif dengan menggerakan elemen-elemen inovasi dan kolaborasi.

“ Ini adalah perang melawan Covid-19, maka semua kita melakukan yang namanya bela negara. Untuk memutus rantai penyebaran secara lebih massif, kita melakukan pengetesan tes massif tertinggi setelah DKI Jakarta sebagai upaya pemetaan,” kata Ridwan Kamil.

Untuk program pemulihan ekonomi, Pemprov Jawa Barat telah menyusun peta jalan yang dibagi menjadi 3 tahap, yakni penyelamatan (rescue), pemulihan (recovery) dan penormalan (normalization) mulai dari tahun 2020 hingga 2023.

Dengan pertanian dan membangkitkan usaha mikro kecil dan menengah, menjadi sektor prioritas. Khusus Sektor pertanian, di tengah masa pandemi meningkat sebesar 7,64 persen sehingga diproyeksikan untuk mendongkrak positifnya ekonomi Jawa Barat di kuartal III dan IV di akhir tahun.

Sebanyak 80 persen UMKM Jawa Barat terdampak Covid-19, karena itu upaya membangkitkannya dengan menjadikan UMKM sebagai pilar utama struktur ekonomi nasional yang diharapkan dapat mencegah lebih banyaknya pengangguran.

“Selain dengan dengan kerja sama khas Jawa Barat, kolaborasi pentahelix (akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah dan media). Kami optimis pengendalian wabah dan pemulihan ekonomi berjalan optimal,” ujar Ridwan Kamil.

Di akhir sambutan, Ridwan Kamil menyampaikan prestasi dan capaian Pemerintah Provinsi Jawa Barat selama dua tahun, total ada 92 penghargaan nasional dan internasional, salah satu yang terbaik adalah program desa digital tertinggal yang meraih award terbaik inovasi di level Asia Pasifik.

Prestasi lainnya adalah meraih opini Predikat Wajar tanpa Pengecualian (WTP) 9 kali berturut-turut dari BPK dan untuk pertama kalinya seluruh daerah meraih opini WTP serupa.

Sementara Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Forkopimda Kota Bogor, menyampaikan selamat kepada seluruh warga Jawa Barat, Gubernur dan seluruh jajaran, tidak ketinggalan seluruh kepala daerah di Jawa Barat atas hari jadi Jawa Barat ke-75.

“Mudah-mudah Provinsi Jawa Barat tetap jadi provinsi terdepan di Indonesia, khususnya di era perang melawan pandemi covid-19. Jawa Barat terus berinovasi dan berbudaya. Dirgahayu Jawa Barat,” kata Bima Arya usai mengikuti upacara peringatan. (bgr)