by

Bima Arya Minta FKPPI Bogor Perkuat Kebijakan Penanganan Covid

Hallobogor.com, Bogor tengah – Sebanyak 150 orang pengurus Forum Komunikasi Putra Putri ABRI (FKPPI) Bogor melangsungkan pelantikan pengurus Pergantian Antar Waktu (PAW) periode 2017-2022 di Makodim 0606/Suryakancana, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, Sabtu (5/9/2020).

Wali Kota Bogor Bima Arya, mengucapkan selamat kepada pengurus FKPPI Bogor yang baru dilantik. Selain itu, di tengah situasi pandemi Covid-19, Bima Arya mengajak seluruh elemen organisasi untuk membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menyosialisasikan protokol kesehatan dan melindungi warga dari penularan.

“Di tengah situasi tidak mudah, ada semangat luar biasa seperti ini. Saya berharap ini langsung bergerak, karena kita butuh bantuan, menyosialisasikan protokol kesehatan, melindungi warga,” kata Bima.

Ia menyebut, penanganan Covid-19 kuncinya ada pada kebersamaan dan tidak bisa sendiri-sendiri. Wali Kota bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perlu dibantu berbagai Organisasi Masyarakat (Ormas) untuk memperkuat penanganan.

“Tidak mudah sampai tanggal 11 September nanti, akhir masa PSBMK jangan sampai Bogor kembali jadi titik-titik yang bisa menimbulkan korban jiwa, kita ikhtiar maksimal. Kebijakan mikro kita contohnya besok saya akan keliling di 30 RW, kita pastikan RW dibantu Ormas, seperti FKPPI agar kita tidak zona merah lagi,” jelas Bima.

Sementara itu, Ketua FKPPI 10.05 Kota Bogor, Bambang Prasetyo mengatakan, PAW dilakukan lantaran ketua sebelumnya pada periode 2017-2022 ini tidak bisa melanjutkan masa bakti karena sakit. Sehingga, setelah melalui kesepakatan seluruh cabang 10.05, enam rayon se-kota Bogor, pendukung generasi muda hingga himpunan FKPPI wanita dan pengusaha, memilih dirinya untuk sisa waktu kepemimpinan.

“Ketua lama Pak Johan Gaos, beliau sakit, tidak melaksanakan tugas jadi mundur dengan sendiri. Kita akan lanjutkan di sisa periode,” papar Bambang.

Sejalan dengan permintaan Wali Kota Bogor, Bambang mengakui, bahwa kegiatan pertama yakni solidaritas persatuan dan sinergi dengan Pemkot Bogor dan TNI/Polri dalam menanggulangi pandemi. Dengan cara membantu di setiap wilayah melalui pengurus cabang.

“Partisipasi FKPPI, beberapa diantaranya membagikan hand sanitizer, menyumbang APD ke RSUD. Ingin lakukan yang terbaik lah. Ormas kami kan jelas hanya anak-anak dari orang tua TNI saja yang bisa masuk. Kedepan tentu kami berharap FKPPI lebih maju, solidaritas lebih tinggi,” pungkas Bambang. (kot)