by

Bisa Ditiru Desa Lainnya, Penanganan Sampah Warga di Kec. Cisarua

Hallobogor.com, Kabupaten – Keberadaan sampah di wilayah Puncak tetap menjadi hal yang penting untuk ditangani. Karena, wilayah Puncak merupakan kawasan tujuan wisata bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Desa-desa yang ada di kecamatan itu kerap menuai kritikan dari para wisatawan terhadap keberadaan sampah yang selalu menjadi pemandangan yang mengganggu di setiap sudut perkampungan.

Desa Kopo, Kec. Cisarua yang tadinya merupakan desa yang menjadi sorotan karena leberadaan sampahnya. Kini, secara pelan tapi pasti ditangani secara serius.

Sampah di desa itu mulai dtangani secara terkoordinir. Bahkan, Untuk pemerintahan desa Kopo mengalokasikan dana desa, dengan membuat sebuah bak penampungan berukuran 8 X 8 meter yang terletak di simpangan Kampung Cidokom, jalan Cikopo Selatan.

“Pembuatan bak sampah sudah selesai. Tadinya lokasi itu sangat kumuh oleh sampah yang dibuang sembarangan dari berbagai wilayah,” kata staf Desa Kopo, Gugun Gunawan.

Sekarang lokasi tersebut diawasi oleh petugas dari desa yang sekaligus menangani untuk pembakaran disana. Dengan demikian, lokasi itu kini tidak kotor lagi.

Sementara itu, di desa lainnya – masih di Kecamatan Cisarua, menangani sampah dengan berbagai cara.

Desa Batulayang dan Jogjogan, menangani sampah melalui bank sampah. Warga menabung sampah ke desa dengan berbagai kontribusi yang didapatkannya.

Ada yang dibayar dengan uang, pulsa listrik bahkan ada juga yang dananya dipersiapkan untuk umroh ke tanah suci.

“Sampah kita tangani dengan mendirikan bank sampah yang dipayungi okeh Perdes melalui badan usaha milik desa. Dari nabung sampah itu, warga bisa umroh”, ujar Sekretaris Desa Jogjogan, Jejen Jaenudi. (dang)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.