by

Dewan Harus Berani Tuntaskan Dugaan “Saweran” PDAM Rp 150 M

Hallobogor.com, Kabupaten  – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tapak Biru mendorong agar DPRD Kabupaten Bogor menuntaskan dugaan “saweran” anggaran Penyertaan Modal Pemerintah (PMD) PDAM Tirta Kahuripan senilai Rp 150 Miliar.

“Ini tidak kecil, nilai anggarannya cukup fantastik. DPRD harus segera membentuk pansus untuk menelusuri laporan adanya dugaan permintaan sukses fee guna memuluskan pencairan PMP,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) LSM Tapak Biru,  Muhamad Muhsin kepada Hallobogor.com — Hallo Media Network (HMN), Jumat (21/8/2020).

Menurut think tank LSM yang sudah berdiri sejak 2004 ini, jika DPRD tidak bergerak menindaklanjuti laporan dugaan gratifikasi tersebut, maka publik akan berpikir kasus tersebut memang menjadi “bancakan” para oknum anggota dewan.

Baca : Dugaan “Saweran” Anggaran Rp 150 M di PDAM Dipertanyakan Lagi

“Harus segera diusut tuntas sampai ke akar-akarnya. Kami akan kawal kasus ini hingga terang benderang. Siapa pun terlibat didalamnya harus mempertanggungjawabkan secara hukum,” kata Muhsin.

Baca juga : Berita-berita Seputar Sorotan terhadap PDAM Tirta Kahuripan

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengemukakan bahwa pihaknya segera membicarakan laporan ini kepada para wakil ketua dan komisi terkait.