by

Di Kota Bogor, Kini Bayar Pajak Bisa Pakai QRIS. Apaan Sih Itu?

Hallobogor.com, Kota – Di masa pandemi Covid-19 ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor bekerja sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (Bank BJB) berinovasi dengan meluncurkan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan pajak lainnya melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Wali Kota Bogor, Bima Arya secara resmi melaunching pembayaran PBB-P2 dan pajak lainnya melalui QRIS Bank BJB di pelataran kantor Bapenda Kota Bogor, Rabu (5/8/2020).

Bima Arya mengatakan, QRIS menjadi alternatif pembayaran yang memudahkan wajib pajak dalam pembayaran pajak daerah. Wajib pajak bisa langsung mengakses dan membuat QR Code sendiri dan langsung bisa membayar dengan scan QR Code melalui channel pembayaran yang telah disediakan.

“Jadi, di masa pandemi ini semua harus kreatif, inovatif dan kolaborasi. QRIS ini adalah salah satunya, ini kolaborasi BJB, Bank Indonesia, Pemkot untuk recovery economy, wajib pajak dimudahkan dan aman, meminimalkan risiko penularan,” katanya.

Kedepan akan dibangun lagi sistem terkait dengan transparansi pajak. Sebelumnya di 2014 ada tapping box.

“Ini akan disempurnakan lagi agar bisa menggenjot pajak, lebih transparan dan bisa membaca tren konsumen. Saat ini apa yang kita lakukan menentukan ekonomi ke depan dan kesejahteraan warga Kota Bogor. Tugas Pemkot memudahkan warga, cepat dan aman,” jelasnya.

Pihaknya optimis target penerimaan PBB-P2 tahun ini tercapai. Tercatat, sementara ini penerimaannya sudah mencapai Rp 72 Miliar dengan target akhir tahun sebesar Rp 78 Miliar.

“Kami optimis bisa terkejar, karena ada skema keringanan untuk menarik dan memudahkan wajib pajak, walaupun terdampak dampaknya tidak terlalu besar,” ujarnya. (bgr)