by

Dinkes Provinsi Lakukan Rapid Test di Pasar Cisarua, Bagaimana Hasilnya?

Hallobogor.com, Cisarua – Kondisi pasar tradisional Kecamatan Cisarua yang berada di Desa Citeko terus menjadi perhatian tim medis kesehatan, terutama Dinkes Provinsi Jabar.

Pasar Cisarua merupakan satu satunya pasar yang berada di wilayah Puncak yang sering dikunjungi oleh warga Jakarta juga. Dengan demikian, tim medis menilai pasar Cisarua sangat rawan untuk penyebaran virus Corona.

Bisa jadi, atas pertimbangan itu juga, pada Rabu (1/7/2020) tim medis dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat bersama pemerintahan Kecamatan Cisarua melakukan rapid test kepada para pedagang yang berada di Blok D yang merupakan blok penjual sayur mayur dan ikan juga daging.

Baca : Ridwan Kamil Tinjau Pasar Cisarua Cek Protokol Kesehatan New Normal

“Iya kami dan para pedagang di pasar Cisarua khususnya mereka yang berjualan di Blok D dilakukan rapid test oleh Dinkes Jabar yang didampingi oleh tim Kecamatan Cisarua juga para Ketua RT yang ada di Desa Citeko. Hasil dari pemeriksaan itu akan dikabarkan 5 hari kedepan,” ujar Kasatgas Pasar Cisarua, M. Gozali.

Berkaitan masih berstatusnya zona merah, wilayah Puncak kini terus dipadati oleh para pengunjung dari luar wilayah. Kemacetan di jalan raya Puncak setiap hari terus terjadi.

Hal ini menyebabkan masysrakat di wilayah Puncak terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus Corona. Tempat tempat umum seperti bank dan toko toko protokol kesehatan tetap digalakan.

“Wilayah kita dikunjungi orang orang dari berbagai daerah. Khususnya warga DKI merupakan pengunjung yang paling banyak datang ke Puncak untuk ini, kita warga dan pedagang di sini tetap waspada. Jaga jarak dan menyediakan sanitizer kita adakan di tempat usaha kita,” tutur Herman. (dang)