by

Fajari Arya Sugiarto Kunjungi Katulampa, Masalah Ini yang Dimonitor

Hallobogor.com, Kota – Reses masa sidang ke-2 DPRD Kota Bogor tahun 2020 dilakukan oleh salah satu anggota dewan fraksi PAN Fajari Arya Sugiarto yang juga anggota komisi IV bidang sosial, pendidikan dan kesejahteraan.

Fajari Arya yang ditemui usai reses di Kelurahan Katulampa Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor pada Jum’at (6/3/2020) mengatakan, Jadi turun pada reses di masa sidang ke-2 tahun 2020, intinya 1 untuk monitoring ke wilayah apakah program-program dari pemerintah ini sudah berjalan di wilayah dan juga ingin update situasi di wilayah.

“Kebutuhannya apa saja, permasalahannya apa aja, apakah dari segi pendidikan sudah berjalan dari segi kesehatan sudah berjalan juga rumah tidak layak huni. Hal ini sudah ada dan apakah tepat sasaran,” ucapnya kepada wartawan.

Program-program pemerintah yang berjalan juga aparatur dari Kelurahan sudah mulai turun, tapi tetap harus diawasi karena akan tugas legislatif itu mengawasi monitoring untuk pemerintahan kota termasuk anggaran juga untuk program-programnya.

“Untuk data di BPJS saya catat lumayan hampir merata semua punya BPJS mungkin ada satu dua orang yang belum. rata-rata sudah PBI, tapi ada beberapa yang masih menggunakan BPJS mandiri,” katanya.

“Yang mandiri lumayan banyak, kurang lebih 34 orang nah ini saya akan telusuri kenapa masih mandiri belum PBI, kalau masih mandiri kita akan coba untuk tipe b kan,” jelasnya.

Sejauh ini lanjut Fajari, belum sampai detail nanti diinformasikan, artinya kalau untuk ke BPJS nya di luar. Dan adanya di ranah pemerintah kota, tapi tetap kalau untuk laporan-laporan ada kendala untuk pemakaian BPJS nya termasuk untuk pendaftaran atau ke rumah sakit ini juga kita harus pantau rumah sakit-rumah sakit di Kota Bogor di mana jumlah pastinya belum tahu.

“Di wilayah ini rata-rata sekolah tapi mungkin ada yang kejar paket juga, tadi ada saya yang temukan permasalahan mengenai tunggakan SPP dan tunggakan penebusan ijazah, hal ini mau kita coba untuk bantu,” ujarnya.

Fajari berharap, kedepannya pendidikan Kota Bogor bisa mengakomodir semua elemen baik dari SD, SMP, SMA dan melanjutkan ke tingkat kuliah meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Bogor, pungkasnya. (den)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.