by

Gugus Tugas Kota Apresiasi Bantuan Sembako dari Baznas dan PDAM

Hallobogor.com, Bogor Selatan – 100 paket sembako secara simbolis diberikan kepada warga untuk wilayah di Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor oleh Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim.

Kegiatan yang dilaksanakan di reservoar Perumda PDAM Tirta Pakuan Rancamaya dihadiri Direksi Perumda PDAM Tirta Pakuan, komisioner Baznas Kota Bogor, dan Muspika Kecamatan Bogor Selatan.

Pada kesempatan tersebut Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, dirinya mengapresiasi apa yang dilakukan Baznas Kota Bogor dengan memberikan bantuan pada saat pandemi Covid 19 ini.

Baca : Gugus Tugas Covid-19 Distribusikan Ribuan Bantuan Paket Sembako

“Saya mengapresiasi juga kepada ibu-ibu yang hadir pada kesempatan kali ini, anak-anaknya belum masuk sekolah dari bulan Maret sampai sekarang, pastinya akan merasa bosan, kalau sehari dua hari tidak apa-apa. Tapi saya yakin ibu-ibu akan sabar dan mau tidak mau harus kita hadapi,” kata Dedie dalam sambutanya, pada Sabtu (11/07/2020).

Apresiasi berikutnya untuk Perumda PDAM Tirta Pakuan, sebab sudah berkontribusi secara konsisten dari tahun ke tahun dengan menyalurkan zakatnya melalui Baznas.

“Zakat penghasilannya saja hingga Rp 1 Milyar, jadi kepada ibu-ibu yang menjadi pelanggan diharapkan melakukan pembayaran secara tepat kepada PDAM, dan keuntungannya pun akan kembali kepada ibu-ibu, anggap saja nabung,” ujar Dedie.

Yang penting harus sabar karena Covid 19 ini masih menjadi pandemik dan sekarang ini belum mencapai puncaknya. Menurut ahli epidemiologi yang didanai Pemprov Jawa barat bahwa puncaknya itu akan terjadi pada bulan Januari 2021. Di Kota Bogor sendiri di prediksi yang terkonfirmasi positif sekitar 72 ribu orang.

“Jadi kenapa gugus tugas tidak bosan-bosannya terus mensosialisasikan kaitan dengan pencegahan Covid 19 ini, sebab komitmen pemerintah bagi mereka yang terkonfirmasi positif mulai dari rapid test, swab test, isolasi, perawatan rumah sakit hingga ke liang lahatnya ditanggulangi pemerintah, padaahal pemerintah tidak mempunyai anggaran,” jelas Dedie A Rachim, yang juga Ketua Gugus Tugas Covid 19 Kota Bogor.

Dedie berpesan bahwa, dengan bantuan ini mudah-mudahan bisa meringankan beban, dan kuncinya adalah terus bersabar, solidaritas dan gotong royong, bertahan, disiplin dan mari sama-sama hadapi kondisi seperti ini, karena keadaan ini bukan hanya di Bogor atau se-Indonesia tapi seluruh dunia, pungkasnya. (dns)