by

Selamat Jalan Prof Sediono MP Tjondronegoro, Guru Besar Sosiologi Pedesaan

Hallobogor.com, Bogor Tengah – IPB berduka, Guru Besar Sosiologi Pedesaan IPB University (purnabakti), Prof Dr Sediono MP Tjondronegoro berpulang pada Rabu (3/6/2020). Jenazahnya dikebumikan di Kudus, Jawa Tengah.

Rektor IPB University, Prof Dr Arif Satria mengungkapkan duka yang mendalam. “IPB University kehilangan sosok panutan. Prof Tjondro telah mewariskan tapak-tapak keilmuan yang luar biasa untuk kita lanjutkan perjuangannya, ” ungkap Rektor.

Prof Dr Sediono MP Tjondronegoro adalah salah seorang guru besar pendiri Ilmu Sosial di IPB University selain Prof Sajogyo. Semasa aktif sebagai dosen hingga pensiun, kiprah keilmuannya terus ditebar dan memberikan banyak pencerahan bagi anak-anak bangsa.

Prof Dr Sediono MP Tjondronegoro lahir di Rembang, Jawa Tengah, pada 4 April 1928. Ia memperoleh gelar BSc Politik dan Ilmu Sosial, Universitas Amsterdam pada 1961. Selanjutnya meraih gelar MSc Universitas Kentucky Amerika Serikat pada 1966 dan gelar PhD Sosiologi dari Universitas Indonesia pada 1977.

Guru Besar Sosiologi Pedesaan IPB ini telah menjalani berbagai perjuangan. Mulai dari terlibat dalam pertempuran fisik bersenjata, bergerak di “bawah tanah”, studi di luar negeri, berdiplomasi, berdemonstrasi, sampai dengan perjuangan dalam pengembangan keilmuan seperti mengajar, meneliti, merumuskan kebijakan dan mendampingi masyarakat. Oleh karenanya sosok ini layak disebut sebagai intelektual organik, yakni mereka yang menggulatkan diri pada problem-problem kerakyatan.

Ahli ekonomi sosial ini pernah menjalankan amanah menjadi Asisten Menteri Negara Riset dan Teknologi, serta Sekretaris Dewan Riset Nasional pada 1978-1996.

Sejumlah penelitiannya telah dipublikasikan, mencakup bidang pertanian, antropologi dan sosiologi, budaya masalah, demokrasi dan demokratisasi, demografi dan mobilitas, pembangunan, ekologi manusia, sejarah modern serta ekonomi. Ia juga mendalami politik (isu-isu domestik), reformasi, ilmu pengetahuan dan teknologi, masalah sosial ekonomi dan sosial politik, transfer teknologi Bahasa: Jawa, Indonesia, Inggris, Belanda, Jerman dan Perancis. (ipb)