by

Hadapi Tantangan Serius, Pramuka Harus Ciptakan Cara Baru Inovatif

Hallobogor.com, Kabupaten – Konsolidasi koordinasi dan soliditas gerakan pramuka akan semakin menguat dalam memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi tegaknya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka serta terjaminnya revitalisasi gerakan pramuka disemua jenjang sekolah

Pengembangan gerakan pramuka saat ini menghadapi berbagai tantangan yang cukup serius di era revolusi 4.0, terutama saat kegiatan kepramukaan disandingkan dengan berbagai aktivitas lainnya memiliki daya tarik tersendiri bagi generasi muda.

Terlebih, kondisi sekarang menunjukan bahwa semakin banyak pilihan kegiatan bagi generasi muda, baik di dalam maupun di luar ruangan yang bersifat daring karena kondisi masa Pandemi Covid-19.

“Banyak generasi muda yang beraktivitas secara daring untuk belajar atau sekedar bermain game online, sehingga kegiatan yang berdimensi kemanusiaan dan pengabdian sosial semakin kurang diminati,” kata Bupati Bogor, Ade Yasin saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) XIV Gerakan Pramuka Kwarting Cabang Kabupaten Bogor tahun 2020 di Auditorium Setda Kabupaten Bogor, Sabtu (8/8/2020).

Ia menjelaskan, saat ini generasi muda banyak dipengaruhi oleh hal-hal yang negatif akibat perkembangan teknologi. Sehingga, bisa mudah terjerumus pada narkoba, sex bebas dan lainnya. Karenanya, diharapkan gerakan pramuka dapat menjadi benteng dari pengaruh negatif tersebut.

“Gerakan pramuka harus terus berupaya menciptakan cara-cara baru yang inovatif guna menjadikan gerakan pramuka sebagai kegiatan berdimensi kemanusiaan dan pengabdian sosial dalam aktivitas pilihan baik, keren, asik serta gaul dan potensial atau populer agar tercipta generasi muda yang unggul berkualitas,” ucapnya.

Ade menegaskan, gerakan pramuka juga harus berada di garda terdepan dalam menguatkan karakter kebangsaan yang bersumber dari Pancasila sumber dari segala sumber hukum. Begitu pula, UUD 1945 sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk spirit nasionalisme NKRI dan nilai luhur Bhineka Tunggal Ika yang mempersatukan bangsa ditengah keragaman pandangan, budaya serta adat istiadat yang majemuk.

“Forum Muscab ini harus dimanfaatkan untuk membahas berbagai isu strategis ang menjadi hambatan dalam pelaksanaan programkerja gerakan pramuka. Lalu mengkaji berbagai peluang pengembangannya sebagai organisasi yang konsisten dalam menyelenggarakan pendidikan non formal melalui pendidikan kepramukaan guna mendorong proses kaderisasi kepemimpinan masa depan Bangsa dan Negara,” imbuhnya.

Ade sendiri mengapresiasi atas inisiatif yang dilakukan Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor dalam menetapkan Visi dan Misi yang tak hanya sejalan dengan Kwarnas. Tapi juga melakukan penyelaras dengan Visi Misi Kabupaten Bogor melalui koridor Pancakarsa, khususnya Karsa Bogor Cerdas.

Mengingat, hal ini sangat strategis untuk dilakukan dimana pramuka merupakan mitra ataupun perpanjangan tangan dari pemerintah dalam membangun serta membina watak, karakter generasi muda.

“Saya harap, Muscab ini akan menghasilkan program bermanfaat, kreatif, inovatif dan aplikatif. Agar nantinya bisa membuat gerakan pramuka di Kabupaten Bogor semakin baik lagi. Apalagi, Gerakan Pramuka dengan Kabupaten Bogor selalu turut baik dalam penangananbencana maupunkegiatan lainnya yang mendukung program-program pembangunan daerah,” terangnya. (bgr)