by

Ijazah M. Idris Dipersoalkan AMD, Begini Respon Bawaslu Depok

Hallobogor.com, Depok – Bawaslu Kota Depok merespon aksi demontrasi yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Depok (AMD) mempersoalkan keabsahan ijazah bakal calon Walikota Depok incumbent Muhammad Idris.

“Sepanjang menyampaikan aspirasi rakyat silahkan saja, tapi kalau soal keabsahan ijazah sudah tidak ada masalah,” kata Ketua Bawaslu Kota Depok Luli Barluni, S.Sos, M.Si kepada Hallobogor.com – Hallo Media Network, lewat sambungan tepon, Jumat (18/9/2020).

Walaupun demikian, pihak Bawaslu mempersilahkan pendemo untuk memberikan laporan tambahan kepada Bawaslu jika ada fakta-fakta baru, setelah pihaknya menerima aspirasi pendemo.

“Kami masih menunggu, tapi belum ada laporan, padahal laporan juga harus dilengkapi dengan lapiran persyaratan lainnya. silahkan kami tunggu,” katanya.

Sementara itu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok Nana Shobarna menyatakan sudah menerima Press Release dari pengunjuk rasa dan pihaknya sedang mengkaji lebih dalam. Bukan itu saja, pihak KPU juga siap bertemu dengan AMD.

Seperi diketahui Aliansi Masyarakat Depok (AMD) melakukan aksi demo di beberapa titik yang mempersoakan keabsahan ijazah M Idris. Berdasarkan press release AMD, dinyatakan beberapa hal, antara lain:

Pertama, mendesak KPU Depok untuk mendiskualifikasi dokumen paslon atas pasangan bakal calon muhammad Muhamad Idris-Imam Budi Hartono karena Muhammad Idris terdapat dugaan cacat hukum

Kedua, mendesak Mendagri RI untuk menegur walikota Depok Muhammad Idris atas dugaan masalah hukum pemalsuan data Ijazah

Ketiga, mendesak pihak kepolisian (Kapolres/Polda Metro Jaya) untuk segera memproses hukum Muhammad Idris atas dugaan pemalsuan data sesuai dengan 263 KUHP ayat 1 dan 2

Keempat, meminta dan mendesak Presiden Partai PKS M.Sohibul Iman untuk menarik rekomendasi Partai PKS dari pasangan bakal calon walikota depok Muhammad Idris – Imam Budi Hartono dalam Pilkada 2020. (jef)