by

Ingin Jadi Bupati Sukabumi, Perhatikan Sektor Pariwisata

Hallobogor.com, Sukabumi – Tokoh Pariwisata Jawa Barat Dadang Hendar mengemukakan mereka yang ingin terjun dalam kontestasi pemilihan kepala daerah di Sukabumi harus memiliki konsep pariwisata. Sebab, kemajuan suatu daerah ke depan sangat ditentukan oleh seberapa cerdas memanfaatkan potensi alam yang ada.

“Apalagi Gubernur Jawa Barat sudah mendeklarasikan bahwa pariwisata sebagai lokomotif pembangunan ekonomi. Sukabumi memiliki potensi alam yang luar biasa. Ada Geopark Ciletuh Palabuhanratu yang diakui dunia, namun sayangnya aset ini belum dimanfaatkan secara maksimal,” kata Hendar yang juga mantan Ketua PHRI Sukabumi yang dinobatkan sebagai Tokoh Pariwisata Jawa Barat 2012 oleh Gubernur Jawa Ahmad Heryawan kalah itu.

Menurut Dewan Pakar PHRI Jawa Barat ini, industri pariwisata ke depan akan menjadi andalan bagi daerah yang memiliki potensi alam untuk menggerakan perekonomian.

“Orang berwisata itu kan mereka perlu makan, hiburan. Makan itu kan macam-macam, harus ada ikannya,beras, sayuran dan lainnya. Contohlah, saya kan punya hotel, tapi tidak memproduksi beras. Saya beli dari petani, ikan dari nelayan. Maksud saya, multi efek player ini yang harus diperhatikan,” lanjut Owner Hotel Augusta Sukabumi saat dihubungi Hallosukabumi.com–Hallo Media Network, Jumat petang (07/08/2020).

Kabupaten Sukabumi, memang memiliki potensi alam yang cukup besar. Mulai dari perikanan,perkebunan hingga sosial budaya. Terakhir, pengakuan dunia terhadap keberadaan Taman Bumi Nasional (Geopark) Ciletuh-Palabuhanratu menjadi bukti bahwa sektor pariwisata di kawasan ini sangat menjanjikan untuk menumbuhkan perekonomian rakat.

“Oleh sebab itu, mereka yang ingin mencalonkan sebagai Bupati Sukabumi harus punya konsep pariwisata yang jelas. Sektor ini akan melibatkan semua komponen masyarakat, mulai dari pertanian,perikanan, perdagangan dan lainnya. Kalau keperpihakan kepada rakyat jelas, ia akan dilirik,” papar Dadang.

Pertanyaanya kemudian, kenapa pengembangan pariwisata di daerah ini masih terlihat lamban.

“Diharapkan ada persepsi yang sama dari pihak pemegang regulasi dan masyarakat yang diwakili DPRD tentang prioritas pembangunan yang berdampak pada penguatan ekonomi kerakyatan. Dan untuk itu di Kabupaten Sukabumi pembangunan yang berbasis kepariwisataan menjadi keniscayaan” katanya.

Ditengah pandemi corona saat ini merupakan momentum yang tepat untuk membangkitkan sektor pariwisata di kawasan Sukabumi.

Diakui Dadang Hendar, bahwa pembangunan pariwisata di Kabupaten Sukabumi belum dilakukan secara maksimal. Masih banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan dan menjadi lumbung ekonomi masyarakat.

Menurut Dadang, masih banyak yang harus dikerjakan dalam mempercepat pengembangan pariwisata di Sukabumi.

Apalagi Gubernur Jawa Barat sendiri sudah mendeklarasikan bahwa sektor pariwisata menjadi lokomotif ekonomi rakyat.

“Modal dasarnya Sukabumi kan sudah punya, yakni potensi alam yang luar biasa. Mana sih yang tidak indah di Sukabumi. Dimana kita berada disitu pasti ada potensi pariwisata yang bisa dikembangkan. Coba bandingkan dengan daerah yang lain. Goepark-nya kita diakui dunia, lho” paparnya.

Owner Hotel Augusta ini melanjutkan, sinergitas baik dari pemerintahan, lembaga, dan penggerak wisata sangat diperlukan untuk percepatan pembangunan kawasan di Sukabumi.

“Perlu upaya keras masyarakat yang didorong oleh regulasi yang kuat dan konsisten dalam mewujudkan destinasi wisata unggulan. Semoga kedepan Kabupaten Sukabumi bisa lebih baik,” katanya. (adi)