by

Jika Bantuan yang Diterima Rusak, Boleh Ditukar di Agen yang Ditunjuk

Hallobogor.com, Ciawi – Beberapa bantuan yang dikucurkan olah pemerintah kepada masyarakat terdampak Covid – 19, baik yang bersumber dari APBN, maupun APBD, dalam penyalurannya membutuhkan petugas pendamping untuk sampai ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM ), tak terkecuali bagi penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Sekitar 3000 warga kecamatan Ciawi, bakal menerima bantuan pangan non tunai (BPNT) dari pemerintah pusat melalui Bank Mandiri. Jumlah tersebut adalah tambahan dari penerima sebelumnya yang melalui BNI, Kata Yoyoh. Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Ciawi.

Yoyoh mengungkapkan, mekanisme penyalurannya adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengambil bahan makanan yang sudah disediakan di agen yang sudah ditunjuk, dengan biaya gesek sekitar 10 ribu rupiah.

“Kalau untuk penyedia bahan pangannya saya tidak tahu, nama PT nya kurang hafal, tugas saya hanya pendampingan saja,” ungkapnya.

Selain itu menurut Yoyoh, setiap KPM menerima bahan pangan berupa tempe, tahu, kacang – kacangan, telur, buah, dan beras. Setiap barang yang jelek bisa ditukar ke penyedia barang.

“Tapi karena ingin cepat, biasanya penerima KPM diambil aja, meskipun barangnya kurang baik,” pungkasnya. (wan).