by

Kadis Kominfo Jabar Wajibkan Medsos Milik Pemda Update Terus

Hallobogor.com, Jakarta – Media sosial atau Medsos milik pemerintah harus terus update baik dari sisi infrastruktur perkembangan IT terbaru hingga konten yang menarik.

Hal itu dikatakan Kepala Diskominfo Jabar Setiaji dalam acara webinar bertema “Sinergitas Pengelolaan Medsos”, Selasa (8/9/2020).

Setiaji dalam paparannya mengatakan selama pandemi perekonomian yang bertahan bahkan tumbuh ada pada sektor pertanian dan komunikasi serta turunannya. Pemanfaatan teknologi digital yang justru meningkat harus diimbangi pula dengan peningkatan kemampuan SDM dan infratruktur IT.

“Ketersediaan infrastruktur menjadi vital di era AKB saat ini. Namun memang masih ada keterbatasan terutama di wilayah blank spot. Kominfo akan terus meningkatkan ketersediaan akses,” tegasnya.

Perubahan pengguna platform medsos pun cenderung berubah-ubah. Jika dulu twitter merajai, kini posisinya pun kembali diambil oleh facebook. Sehingga pengelola medsos pemerintahan pun harus memahami perubahan-perubahan minat masyarakat terhadap platform digital tersebut. 

“Kita perlu sikapi kondisi tersebut terutama dalam menyiapkan konten di medsos. Harus diantisipasi dan dimanfaatkan secara maksimal,” tuturnya.

Menurutnya medsos pemerintahan memiliki fungsi yang cukup banyak, khususnya dalam menginformasikan kebijakan dan keberhasilan pemerintah. Peningkatan pelayanan informasi, menghalau isu hoaks dan lainnya.

“Sudah saatnya membuat rencana matang dalam merancang informasi di medsos,” ungkap Setiaji.

Sementara itu Dirjen IKP Widodo Muktiyo menambahkan pihaknya saat ini mewajibkan setiap pegawai di Kemenkominfo memiliki sedikitnya tiga medsos dengan folower diatas 500.

“Tugasnya memang menyemai informasi.  Jika mampu menebarkan hal positif maka akan semakin baik. Tidak masalah menjadi influencer,” tegasnya.

Ia berharap pegawai kehumasan terus meningkatkan kinerja komunikasi internal tanpa melupakan kinerja komunikasi dengan media mainstream dan media tradisional.

“Humas pemerintah harus berjalan tegak, jangan merasa kalah dengan humas non pemerintah. Terus sampaikan informasi yang bergizi dan menyehatkan bagi masyarakat. Jangan hanya pesan terkirim namun harus ter-deliverd. Tahun depan harus ada upgrading,” tegasnya. (jbr)