by

Kejaksaan Negeri Cibinong Lakukan Pembinaan Para Kepala Desa

Hallobogor.com, Ciawi – Sejumlah Kepala Desa yang terdiri dari empat kecamatan, yakni Kecamatan Ciawi, Caringin, Cigombong dan Cisarua, mendapat bimbingan dan pembinaaan terkaìt anggaran pemerintah dari pihak Kejaksaan Negeri Cibinong.

Seperti diketahui, pemerintah desa menjadi ujung tombak untuk penyaluran alokasi Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), bagi warga yang terkena dampak Covid -19.

Kepala Seksi Urusan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejaksaan Negeri Cibinong, Rusli Saputra di sela – sela acara tersebut meminta para kepala desa agar dalam pelaksanaan bantuan Covid-19 terutama Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) harus benar-benar tersalurkan dan sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku.

“Pihak kejaksaan melakukan monitoring dan mendampingi dalam pelaksanaaan pengalokasian dana pemerintah, agar para kepala desa, jangan sampai melanggar aturan dalam melaksanakan nya,” ungkapnya, di Hotel Chiviliy, Desa Banjarsari, Ciawi.

“Ini adalah salah satu upaya agar tidak terjadi pelanggaran dari ketentuan, karena kenapa? Kalau tidak sesuai aturan itu jelas ada unsur pidananya,” tambahnya.

Kasi Datun itu menegaskan, kalau pelanggaran dari kepala desa itu terbukti. Jelas akan ada tindak pidananya, tetapi kita berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan arahan dan pemahaman, supaya mereka jangan sampai terjadi dan tidak terjebak ke masalah hukum.

“Ini kan anggaran dari pusat turun ke desa. Kenapa kita turun juga kesini, karena kita ingin melihat secara langsung bagaimana proses terjadinya. Kami berpesan kepada seluruh kepala desa yang hadir, laksanakanlah tugas ini dengan sebaik-baiknya jangan menyimpang dari aturan,” tegasnya

Menurutnya, Kejaksaan mengajak semua pihak untuk sama-sama mengawasi dan memberikan pemahaman, seiring adanya perintah dari Kejaksaan Agung.

“Kejaksaan Agung memerintahkan seluruh jajaran kejaksaan negeri di kabupaten untuk mengawal penggunaan Dana Desa tahun 2020, untuk BLT dan Covid-19 agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari, atau kalau ada masalahpun bisa terdeteksi,” kata Rusli (wan)

.