by

Kejar Standar WHO, Jabar Targetkan 500 Ribu Tes PCR dalam 5 Minggu

Hallobogor.com, Jakarta – Kenaikan kasus positif covid 19 di Jabar sudah diprediksi sebelumnya. Gubernur Jabar Ridwan Kamil atau Kang Emil menyebutkan prediksi itu sudah dipikirkan ketika akan melaksanakan relaksasi dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Hal itu diungkapkan Kang Emil usai rapat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Jabar di Mapolda Jabar Jl. Soekarno Hatta Kota Bandung, Kamis (3/9/2020).

“Itu sudah kami prediksi sebelumnya merupakan konsekuensi dari AKB karena ada peningkatan pergerakan aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, kita juga meningkatkan tes swab untuk melacak dan pemetaan,” ujarnya.

Menurut Kang Emil berbagai inovasi atau terobosan dilakukan dalam pelacakan itu di antaranya dengan pengadaan alat tes swab portable.

“Selain alat tes swab portable yang kami bagikan ke 27 Kabupaten Kota, juga ada beberapa Puskesmas yang melakukan tes molekular. Itu semua kita lakukan untuk mengejar standar WHO di mana harus memenuhi 1 persen dari populitas di satu daerah, artinya Jabar dengan penduduk 50 juta harus dilakukan tes PCR sebanyak 500 ribu orang,” katanya.

Menurut Kang Emil dengan berbagai terobosan itu saat ini ditargetkan 50 ribu tes PCR per minggu. Data hingga saat ini Jabar baru mencapai sekitar 200 ribu tes PCR.

“Jadi dengan 50 ribu per minggu itu kita targetkan dalam waktu 5 minggu sudah bisa mencapai 500 ribu PCR,” pungkasnya. (jbr)