by

Komunitas Bilik Jasingga Menggelar Budaya Heubeul, Apa Saja?

Halobogor.com, Jasinga – Banyak orang yang belum mengenal tentang alat musik tradisional Sunda Karindimg ini. Menurut penjelasan dari berbagai media dan internet, karinding disebut sebagai alat permainan ataupun alat musik yang digunakan petani untuk menemani aktivitas bercocok tanam dan pada saat musim panen .

Komunitas Bilik Jasinga dari komunitas Seni Bambu karinding menggelar budaya heubeul dalam rangka Milangkala Ke – 3 yang berlokasi di desa Setu, Kecamatan Jasinga, Sabtu (29/8/2020), dan beberapa kesenian khas sunda dilibatkan dalam acara ini dengan tujuan mensosialisasikan seni adat Sunda dan 3 tahun keberadaan Bilik Jasinga di Bogor

Ketua Komunitas Bilik Jasinga Wildan mengatakan, bahwa bilik Jasinga adalah sebuah komunitas seni bambu karinding yang bergerak untuk melestarikan kebudayaan seni tradisional Sunda, dengan memadukan seni modern tanpa mengkikis seni tradisional sehingga menjadi terlihat eksotis dan elegan.

Baca : Berita-berita dan Informasi Seputar Kawasan Bogor Barat

“Kami mengadakan acara ini dadakan, dengan dana swadaya yang di peroleh dari teman – teman, dan Alhamdulillah terlaksana,” ujar pria berambut gondrong ini.

Bendahara Komunitas Bilik Jasinga, Yasin Saputra juga menambahkan, bahwa ke depannya pemerintah di kabupaten harus lebih memperhatikan para pelaku seni tradisional Sunda terkait wadah untuk penyaluran bakat dan anggaran operasional dalam menunjang keberlangsungan kegiatan acara.

“Kami sangat perlu wadah untuk komunitas ini, sebagai tempat diskusi dan berbagi ilmu bersama teman maupun dengan masyarakat khalayak yang menyukai seni tradisional Sunda, dan intinya mohon lebih di perhatikan kembali, Terima kasih,” pungkasnya. (tba)