by

Kota Bogor Dinilai Kemendagri Paling Siap Terapkan New Normal

Hallobogor.com, Jakarta – Kota Bogor berhasil menempati peringkat tertinnggi Pemenang Lomba Inovasi Daerah Penyiapan Tatanan Normal Baru (New Nornal) Produktif dan Aman Covid-19 untuk berbagai sektor kategori. Hanya ada 3 sektor saja dari 7 sektor, Kota Bogor tidak mendapat nomor.

Di bawah ini adalah rincian 7 sektor yang berhasil diraih Kota Bogor dalam Lomba Lomba Inovasi Daerah Penyiapan Tatanan Normal Baru (New Nornal) Produktif dan Aman Covid-19, sebagai berikut:

  1. Juara 1 Klaster Kota, Sektor Pasar Tradisional Covid-19
  2. Juara 1 Klaster Kota, Sektor Pasar Modern Covid-19
  3. Juara 1 Klaster Kota, Sektor Restoran Covid-19
  4. Juara 2 Klaster Kota, Sektor Tempat Wisata Covid-19
  5. Sektor Hotel Covid-19
  6. Sektor Transportasi Umum Covid-19
  7. Sektor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Covid-19

Baca juga : Kota Bogor Berhasil Sabet 4 Penghargaan dari Kemendagri

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi mengumumkan pemenang Lomba Inovasi Daerah Penyiapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19. Lomba ini diadakan untuk menyosialisasikan penerapan skema new normal atau kenormalan baru bagi masyarakat di seluruh daerah.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan, bahwa terdapat tujuh sektor yang dilombakan, di antaranya pasar tradisional, pasar modern atau minimarket dan supermarket, hotel, restoran, tempat pariwisata, transportasi umum, sampai Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Dengan jumlah itu, total pemenang lomba sebanyak 84.

“Lomba inovasi daerah ini bertujuan untuk mensosialisasikan new normal bagi masyarakat. Utamanya agar terbiasa untuk menerapkan protokol kesehatan di segala aktivitas kesehariannya,” ujar Tito dalam konferensi pers via YouTube Kemendagri, Senin (22/6/2020).

Penilaian lomba dilakukan pada 16 – 19 Juni 2020. Tim penilai terdiri dari bidang terkait asal Kemendagri, Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perdagangan, Badan Nasional Pengelola Perbatasan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, serta Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Nantinya, para pemenang lomba berhak mendapatkan piagam penghargaaan dan Dana Insentif Daerah (DID) dengan nilai total Rp 164 miliar. Rinciannya, pemenang pertama berhak mendapatkan Rp 3 miliar, pemenang kedua Rp 2 miliar dan pemenang ketiga mendapatkan 1 Rp miliar pada setiap sektor dan masing-masing klaster. (*/bud)