by

Lawan Corona, Partai Demokrat Sumbang Jutaan Masker Melalui Kadernya

Hallobogor.com, Jakarta – Partai Demokrat terus lanjutkan kegiatan dalam perangi wabah COVID-19. Sejak dikeluarkan Instruksi Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tentang Gerakan Nasional Demokrat Lawan Corona pada 23 Maret 2020 lalu, kader Demokrat di seluruh Indonesia terus berkontribusi memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Terima kasih kepada seluruh Kader Partai Demokrat yang telah menyumbangkan lebih dari satu juta masker di seluruh Indonesia. Ayo lanjutkan terus Gerakan Demokrat Lawan Corona,” kata orang nomor satu di Partai Demokrat, melalui juru bicaranya Agust Jovan Latuconsina.

Hingga hari Senin, 13 April 2020 pukul 12.00 WIB, tercatat Partai Demokrat telah menyalurkan bantuan sebanyak 13.336 unit baju APD, 1.170 unit masker medis, 30 unit micro ventilator, 1.394.019 unit, 59.110 pasang sarung tangan dan 168.018 paket sembako. Ada pula 51.261 buah vitamin, penyemprotan disinfektan di 32.645 titik, 63.884 liter hand sanitizer dan 8.034 liter sabun cuci tangan.

Selain itu, Partai Demokrat juga menyalurkan sebanyak 2.168 unit wastafel portabel, 648.032 liter cairan disinfektan, 1.447 unit alat semprot disinfektan serta sumbangan berupa uang tunai sebesar Rp. 4.885.350.000, tentu saja bantuan-bantuan ini belum berakhir hingga di sini saja. Dengan kepemimpinan Ketum AHY, jajaran Partai Demokrat di tingkat pusat, Fraksi DPR RI, DPD, dan DPC, terus membantu masyarakat memerangi penyebaran virus Covid-19.

Selain melakukan kontribusi langsung ke masyarakat dalam melawan COVID-19, AHY juga mengingatkan kader untuk selalu mengutamakan keselamatan diri. Melalui Instruksi Ketum nomor 02, AHY menginstruksikan kader untuk memprioritaskan keselamatan diri dalam menjalankan Gerakan Nasional Demokrat Lawan Corona.

“Kontribusi kader yang dijalankan secara masif harus diiringi dengan kesadaran akan keselamatan diri dan orang lain, melihat dari tingginya tingkat penyebaran dan lonjakan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia hingga hari ini,” tandasnya. (dns)