by

Lawan Covid-19, DPRD Kab. Bogor Minta Tingkatkan Budaya Gotong Royong

Hallobogor.com, Cibinong – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto meminta masyarakat untuk meningkatkan budaya Gotong Royong guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Bogor. Serta berkolaboratif aktif dengan Pemerintah dan DPRD Kabupaten Bogor untuk selalu taat dan mensuport berbagai peraturan pemerintah berkaitan dengan protokol kesehatan juga penanganan Covid-19. Hal itu disampaikan saat menjadi narasumber pada Program Radio Parlementaria Edisi Perdana di Radio Tegar Beriman 95,3 fm Diskominfo Kabupaten Bogor, Selasa (9/6/2020).

“Sejauh ini masyarakat masih lemah dari sisi komitmen bersama menghadapi Covid-19 ini. Untuk itu, edukasi dan sosialisasi harus terus kita ditingkatkan. Kita tahu bersama jiwa gotong royong bangsa Indonesia sedang diuji karena itu tidak boleh ada kelompok masyarakat yang egois dengan tidak mematuhi protokol kesehatan termasuk di PSBB Secara Proposional saat ini. Untuk melawan covid-19 ini kita budaya gotong royong harus kita tingkatkan, hanya dengan gotong- royong kita bisa melalui ini,” ungkap Rudy.

Menurutnya, penanganan Covid-19 ini tidak hanya menjadi domain Pemerintah dan DPR Saja Tetapi juga perlu ada sinergi yang baik antar masyarakat dengan masyarakat. Perlu ada gotong royong bersama untuk melawan virus ini.

“Ditengah pandemi covid-19 ini kami terus bekerja dengan tidak meninggalkan tugas dan tanggungjawab kami dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan. Meskipun melalui meknisme virtual,” bebernya.

Ditambajkan Rudy, fungsi pengawasan sangat penting untuk menjamin hak rakyat dalam memperoleh perlindungan kesehatan. Terlebih di tengah pandemi covid-19 seperti saat ini.

“Koordinasi dan pengawasan terus kami tingkatkan. Semua itu untuk memastikan agar program tepat sasaran, terarah dan efektif dalam menanggulangi musibah covid-19 di wilayah kabupaten bogor yang sama sama kita cintai ini,” tegasnya.

Terlebih lanjut rudy, ada wacana pemberlakuan new normal atau kenormalan baru di sejumlah wilayah zona hijau. Menuju fase baru kehidupan bersama dengan wabah Covid-19, maka masyarakat Juga diminta bersiap menghadapi new normal. Untuk itu disiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan menjadi kunci menang dalam menghadapi covid-19 di Kabupaten Bogor ini.

“Optimalisasi pengawasan terus kami lakukan. Wacana pemberlakuan new normal atau kenormalan baru ini diperlukan kehati-hatian. Risiko kesehatan pun masih mengintai lantaran penularan virus masih terus terjadi, dan akan terus terjadi sebelum vaksin ditemukan sehingga kasusnya begitu fluktuatif,” jelasnya.

Ia melajutkan, penetapan new normal harus jelas dan clear dari pusat sampai daerah. Terutama daerah yang kasus positifnya masih tinggi, jangan sampai alih-alih new normal justru menuai badai.

“Untuk itu langkah pengawasan terus kami lakukan, melalui Alat Kelengkapan Dewan (AKD) berupa Komisi-Komisi yang melakukan tugas-tugas pengawasan dengan mitra kerja Pemerintah masing-masing. Agar Pemerintah siap dan optimal dalam menetapkan new normal di Kabupaten Bogor,” imbuhnya. (bog)