by

Siap Lawan Oligarki, Aktivis Pergerakan 98 Konsolidasi di Bogor

Hallobogor.com. Bogor Utara – Untuk menjaga dan menyelamatkan reformasi serta demokratisasi di Indonesia, kekuatan reformasi dan demokrasi harus melakukan konsolidasi demokrasi, merapatkan barisan untuk melawan kekuatan oligarki orde baru yang anti reformasi dan anti demokrasi.

“Oleh karena itu kami, Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98 (PPJNA 98) berinisiatif akan melaksanakan pertemuan dan konsolidasi Aktivis 98 se – Jabotabek dan Pakuan Raya,” kata Sektretaris Jenderal PPJNA 98 Abdul Salam Nur Ahmad kepada Hallobogor.com, Senin (10/8/2020).

Sesuai dengan undangan, konsolidasi akan berlsngsung Rabu, 12 Agustus 2020, di Saung Dolken Resort, Jalan Guru Muchtar No. 9, Kampung Kebon Karet, Cimahpar, Bogor Utara, Cimahpar, RT.01/RW.12, Cimahpar, Kec. Bogor Utara, Kota Bogor.

Ketua Umum PPJNA 98 Anto Kusumayuda juga menjelaskan, setidaknya ada 3 tujuan diadakannya pertemuan dan konsolidasi Aktivis 98.

Pertama, konsolidasi reformasi dan demokrasi untuk menyelamatkan agenda reformasi dan transisi demokrasi di Indonesia.

Kedua, konsolidasi aktivis pergerakan 98 untuk mengawal dan melawan kekuatan oligarki orde baru yang akan membajak dan menghancurkan agenda reformasi.

Ketiga, konsolidasi aktivis pergerakan 98 untuk mengawal dan mendukung agenda kerakyatan, pemberantasan korupsi , penuntasan kasus kasus korupsi besar dan mendukung langkah Jokowi untuk menyita aset hartaa kekayaan hasil korupsi selama 32 tahun orde baru.

Sejumlah tokoh Aktivis 98 juga akan hadir dan menjadi pembicara dalam acara tersebut yaitu : Anto Kusumayuda (Ketum PPJNA 98), Indro Cahyono (Tokoh Gerapakan Mahasiswa 77 – 78), Adian Napitupulu (Sekjen Pena 98), Nasrullah Larada (Ketum PB.PII/Tokoh Pergerakan), Beathor Suryadi (Tokoh Aktivis Prodem), Avi Taufik (Tokoh Pergerakan Prodemokrasi Bandung), dan Gingin Akil Alfiat (Penggiat Kebudayaan/Tokoh Prodem Bandung). (*/bud)