by

Mahasiswa Polbangtan Dibekali Pendidikan Politik dan Demokrasi

-Kampus-160 views

Hallobogor.com, Kota – KPU Kota Bogor melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih bertajuk “KPU Goes To Campus” kepada Mahasiswa Politeknik Pengembangan Pertanian (POLBANGTAN) Bogor, Kamis, (12/3/2020). diikuti 827 Mahasiswa dan dibuka oleh Wakil Direktur III bidang Kemahasiswaan, Wida Pradiana.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) kegiatan bertujuan dalam rangka melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih berkelanjutan. “Kegiatan ini adalah upaya KPU Kota Bogor untuk terus meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan kedewasaan politik khususnya dikalangan mahasiswa,” ucap Samsudin.

Kegiatan yang dirangkai dengan pemilihan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan anggota Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) ini menjadi momen bersejarah bagi mahasiswa POLBANGTAN Bogor, karena mereka menjadi Mahasiswa Politeknik Kedinasan pertama di Indonesia yg melakukan pemilihan dengan electronic voting (e-voting) yang difasilitasi KPU Kota Bogor.

Tasya Afrika salah satu mahasiswi yang juga anggota KPR POLBANGTAN, menuturkan, Pemilihan dengan e-voting sangat banyak sekali manfaatnya. dengan e-voting proses pemilihan sangat ramah lingkungan, sebab tidak menggunakan kertas suara (Paperless), selain itu, secara teknis, hasilnya dapat diketahui dalam waktu singkat usai pemilihan Mahasiswi asal Lampung ini menyampaikan, dengan e-voting proses pemilihan sangat ramah lingkungan karena tanpa kertas suara (paperless). Selain itu, secara teknis hasil pemilihan dapat diketahui beberapa saat setelah TPS ditutup.

“Yang juga penting, e-voting ini sangat milenial sehingga memicu para mahasiswa utk datang ke TPS dan memilih sehingga angka golput menurun.” Tambah Tasya.

Mahasiswa POLBANGTAN yang berasal dari 34 Provinsi se-Indonesia ini menjadi pihak yang sangat potensial untuk menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi dan Pemilu kepada masyarakat, khususnya para petani ketika mereka kembali ke tempat tinggal masing-masing.

“Kami berharap mereka dapat ikut mencerdaskan masyarakat khususnya para petani yg selama ini hanya dianggap sebagai objek dalam Pemilu/Pilkada,” harap ketua KPU Kota Bogor.

Ketika masyarakat cerdas dan dewasa secara politik, maka mereka akan menjadi pemilih berkualitas sehingga demokrasi di Indonesia juga akan berkualitas. “Pemilih yg berkualitas akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas,” tutup Samsudin.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.