by

Masalah Lingkungan Belum Selesai, Mayora Group Perluas Pabrik Lagi

-Bisnis-168 views

Hallobogor.com, Caringin – Belum usai permasalahan soal lingkungan dengan warga Kampung Tenggek, Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, bukan halangan bagi konglomerat Jogi Hendra Atmadja, pemilik Mayora Group untuk terus melakukan ekspansi usaha dengan memperluas pabriknya.

Hal tersebut bukan hanya menjadi sorotan warga, tetapi juga pengguna jalan yang kini menjadi kotor karena sejumlah truk besar pengangkut tanah melintas. Debu bertebaran menambah pencemaran polusi udara di seputar jalan.

Warga mengeskpresikan perlawanan terhadap aksi perusahaan dengan menulis surat ketidaksetujuan Warga RT. 04 Desa Cimande Hilir yang diwakili oleh Anggi Triana Ismail, penasehat hukum dari Kantor Hukum Bintang Sembilan

Menurut Anggi Triana, beberapa minggu belakangan ini, perusahaan dituding menambah beban sosial warga dengan adanya pabrik baru di wilayah pemukiman masyarakat. Warga minta agar tidak ada lagi pembangunan di sekitar lingkungannya.

Pihak perusahaannpun terkesan mengabaikan dampak lingkungan di sepanjang jalan yang di lalui truk pengangkut tanah untuk peroyek tersebut. Penuh ceceran tanah yang mengakibatkan jalan berlumpur di kala hujan, dan berdebu saat cuaca panas.

“Jelas ini sangat menggangu baik untuk warga sekitar, maupun bagi para pengguna jalan yang melintas, karena itu pihaknya sudah melaporkan keberatan warga kepada Bupati dan DPRD Bogor pada 15/5/2020,” pungkasnya.

Selain hal di atas, warga juga mempersoalkan penerapan protokol kesehatan di perusahaan. Seluruh stake holder negara ini mulai dari pusat hingga lokal, sedang fokus untuk membatasi seluruh kegiatan sosial termasuk kegiatan-kegiatan mengapa justru pihak Mayora group malah melakukan perluasaan pembangunan baru.

“Ini adalah sebuah kekonyolan yang nyata, dibalik aturan yang baik, perusahaan malah menunjukan perbuatan yang buruk”, ujarnya.

Padahal menurut Anggi, hal tersebut jelas diatur didalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 21 Tahun 2020. Tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19).

Ditambah dengan peraturan dibawahnya, seperti Peraturan Bupati No. 16. Tahun 2020. Tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Di Kabupaten Bogor,” tegasnya.

Masalah Mayora Group dengan warga berawal dari kurangnya perhatian perusahaan terhadap masalah lingkungan sejak lama. Sudah 12 tahun warga menuntut, mulai dari ganti kerugian atas rehabilitasi lingkungan sampai pengalokasian corporate social responbility (CSR) yang dianggap tidak sesuai koridor. (wan)