by

Menghalangi Tugas Kewartawanan, Jurnalis Media Siber Ini Lapor Polisi

-Hukum-122 views

Hallobogor.com, Bogor Barat – Pemimpin Redaksi Media Bharatanews.id Ryan Poerpratama dengan tegas menyatakan akan mengambil langkah hukum kepada pihak-pihak yang menghalangi tugas kewartawanan/jurnalistik maupun perbuatan yang tidak menyenangkan terhadap jurnalisnya.

“Saya akan mendampingi dan mengawal kasus hukum jurnalis kami yang telah melakukan pelaporan kepada Satuan Reskrim Polresta Bogor Kota untuk menyikapi masalah ini,” kata Ryan kepada media, Sabtu (27/06/2020).

Dia menjelaskan, salah satu jurnalisnya yaitu Nuzul Kurniayanto mengalami tindakan penghalangan, pengusiran serta intimidasi secara fisik saat melakukan kegiatan jurnalistik.

Baca : Toko Mitra 10 Bogor Dipolisikan Wartawan, Terancam Denda Rp 500 Juta

Pada waktu itu sedang dalam peliputan Program bantuan sosial dari Kemensos, Pemerintah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di wilayah Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jum’at pagi, (26/06/2020).

Saat melakukan tugas jurnalistiknya, apa yang dilakukan oleh terduga berinisial (Ivn) dan (Bbi) — disinyalir merupakan oknum dari agen BNI 46 — dalam penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), telah melakukan hal yang tidak menyenangkan.

Terkait hal tersebut, Nuzul Kurniayanto sendiri sudah membuat laporan ke Polresta Bogor Kota dengan No. STBL /310/VI/2020/SPKT dengan subjek laporan menghadangnya/menghalangi dilakukan oleh kedua oknum tersebut.

Sementara itu, Perwakilan Cabang (DPC) Bogor Raya dari Aliansi Media Massa Nasional Indonesia (AMMNI) Deni Rachman langsung angkat bicara mengenai hal ini dan mendukung langkah hukum yang dilakukan.

Deni juga mengecam keras orang yang sudah melakukan tindakan menghambat atau menghalang-halangi, bahkan tindakan kekerasan kepada wartawan saat sedang menjalankan peliputan.

“Saya mendukung pihak yang berwajib Kepolisian Polresta Bogor Kota untuk segera menangkap pelaku yang sudah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) tersebut,” ucapnya. (*/bud)