by

Menjadi Ikon Desa, Pemdes Ingin Kelola Setu Tamansari Secara Mandiri

Hallobogor, com, Tamansari – Sebagai tindak lanjut permohonan Pemeritah Desa (Pemdes) Tamansari. Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS) mengunjungi Setu Tamansari yang merupakan salahsatu potensi wisata di belahan wilayah selatan Kabupaten Bogor.

Kepala Desa Tamansari, Sunandar menerangkan bahwa pihaknya sudah mengajukan surat rekomendasi untuk izin pengelolaan setu, namun mengingat ikon Tamansari ini berada di dalam naungan BBWS Ciliwung – Cisadane maka pihaknya berkirim surat.

Dia menjelaskan, sebagai potensi wisata, pemerintahan desa ingin diberi perizinan untuk pengelolaan secara mndiri dan mendapatkan legalitas resmi, sehingga tidak ada aturan yang dilanggar.

Mancing seru di Setu Tamansari. (Foto: Iwan Maulana Ardi)

“Tadi sudah ada kunjungan tim dari BBWS, sudah menyaksikan keadaan di lapangan seperti apa, termasuk kendala-kendalanya. Selanjutnya beliau-beliau itu akan memberikan rekomendasi teknis pengelolaan nanti-nya seperti apa,” ujar Kades, Selasa (30/06/2020).

Menurut Sunandar, dirinya memahami saat ini masih ada kendala-kendala secara teknis, terutama debit air yang hanya mengandalkan curah hujan dan masalah turap, seharusnya di saat tidak ada curah hujan pun ingin debit air tetap normal.

“Mengenai soal ini bisa dilakukan upaya untuk menggali mata air yang ada di setu ini. Kemudian turap, karena turap ini diindikasi sudah banyak air yang bocor, tentu harus diperbaiki. Sudah debit air kecil, tidak ada yang masuk terus turap-turap pun bocor,” pungkasnya.

Selain itu, kepala desa sangat berharap kepada pihak manapun yang bisa membantu, atau sekiranya ada link yang bisa, sehingga bisa untuk mengajukan permohonan rehab turapnya.

“Keinginan direvitalisasi ada, suatu saat nanti. Kami bersama lembaga termasuk LPM berupaya semaksimal mungkin karena ini akan menjadi icon wisata di Desa Tamansari,” tukasnya. (wan).