by

Menunggu Hasil Test Corona Wartawan ODP Kota Bogor, Semoga Hasilnya Sehat

Hallobogor.com, Jakarta – Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Pemerintah Kota Bogor, Rudiyana menyatakan bahwa semua wartawan yang terstatus orang dalam pengawasan sudah melakukan test Corona di RSUD Kota Bogor.

“Dengan segala keterbatasan yang ada, pada hari Sabtu, 21 Maret 2020, kami memprioritaskan semua wartawan untuk test Swab di RSUD Kota Bogor kecuali kami dan dokter. Semoga hasil test rekan-rekan wartawan negatif Covid-19. Aamiin,” kata Rudiyana, dalam keterangan tertulis.

Tim Advokasi PWI Kota Bogor Bagus Harianto meminta Pemkot Bogor bertanggung jawab terhadap para wartawan yang telah menjadi ODP usai wawancara Bima Arya.

Menurut Bagus, kegiatan jumpa pers pada hari Senin (16/3/2020) atas undangan Humas Pemkot Bogor yang dilakukan oleh Bima Arya selaku Pimpinan Daerah tidak sesuai dengan protokoler yang berlaku dengan mengundang wartawan ke rumah.

Dalam keterangan Rudiyana yang beredar di kalangan wartawan Kota Bogor, secara tertulis melalui aplikasi WA, yang ditujukan kepada PWI, merespon hal tersebut, termasuk soal protokol kesehatan.

“Sesuai protokol kesehatan, kami memberikan masker kepada semua wartawan yang hadir dan mewajibkan untuk dipakai, lalu jarak antara Walikota Bogor dengan wartawan antara 1 hingga 2 meter,” kata Rudi.

Wartawan yang hadir juga sudah mengetahui status Orang Dalam Pemantauan (ODP) Walikota Bogor karena pernah mengunjungi salah satu negara terjangkit Covid-19 dalam 14 hari terakhir,

Pada kemudian hari, menurut Rudi, Walikota Bogor melaksanakan aktivitasnya didalam rumah. Justru disaat Walikota Bogor melaksanakan Protokol Kesehatan, beberapa wartawan tetap ingin menemui Walikota Bogor untuk wawancara.

Karena begitu perhatiannya Walikota Bogor terhadap eksistensi dan profesionalisme wartawan, Walikota Bogor bersedia untuk membantu sang wartawan tersebut untuk menunaikan tugas jurnalistiknya.

“Jum’at, (20/3/2020) sekira jam 01.00 dini hari kami merilis berita Walikota Bogor Positif Covid-19,” kata Rudi.

Rudi menambahkan, pada hari itu juga, Humas Pemkot Bogor langsung membuat list wartawan yang kontak dengan Walikota Bogor dan membuat Whatsapp Grup (WAG) khusus terdiri dari dirinya, tim humas, wartawan dan dokter dimana semua anggota WAG tersebut berstatus ODP.

“Dalam WAG tersebut kami meminta biodata tiap wartawan untuk tujuan medis, dokter yang ada dalam WAG tersebut pun memantau kondisi kesehatan tiap wartawan setiap waktu,” kata Rudiyana. (*/bud)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.