by

MUI Jabar Sesalkan Sikap Warga Bogor yang Tolak Jenazah Pasien Positif Corona

Hallobogor.com, Kabupaten – MUI Jabar turut angkat suara terkait penolakan warga kampung atas prosesi pemakaman pasien yang positif terinfeksi corona di Kabupaten Bogor.

Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar menyayangkan adanya penolakan tersebut. Menurut dia, jenazah yang sudah diurusi oleh pihak rumah sakit dan pengurusannya memenuhi Fatwa MUI Nomor 17 dan 18 tidak patut ditolak.

Sebab, kata Rafani, penolakan bakal menimbulkan rasa tidak mengenakkan bagi keluarga jenazah. Selain itu, penolakan juga bakal menciptakan kegaduhan sosial. Padahal, di tengah situasi pandemi corona mestinya masyarakat terutama di Jabar saling bahu-membahu untuk menangani penyebaran wabah tersebut.

“Itu (penolakan) hanya akan memperuncing kegaduhan sosial di tengah kita yang seharusnya bersama-sama bergotong royong karena yang harus menangani COVID-19 bukan hanya pemerintah atau petugas tapi semua masyarakat,” kata dia ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (31/3).

Rafani pun menilai sikap masyarakat yang menolak karena khawatir terpapar tidak lah tepat karena potensi penyebaran virus bakal semakin besar apabila jenazah tidak segera dimakamkan. Penolakan itu menunjukkan juga sikap warga yang enggan bahu-membahu dalam menangani pandemi.

“Jadi kalau ada masyarakat yang menolak dengan alasan takut terpapar ya itu berlebihan bahkan itu mencerminkan seperti tidak mau bersama-sama menghadapi.

“Saya sudah tanya ke ahli kesehatan juga, ke para orang-orang yang dianggap tahu, kalau sudah dikubur ya sudah. Malah kalau terlambat dikubur, kemungkinan untuk menularkan kembali itu terbuka sekali,” tandas dia.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.