by

Mulai 3 Juli 2020, KA Siliwangi Relasi Sukabumi – Ciranjang Beroperasi

Hallobogor.com, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) Daop 1 Jakarta kembali mengoperasikan kereta api (KA) Lokal untuk melayani masyarakat mulai Jumat, 3 Juli 2020.

Di wilayah PT KAI Daop 1 Jakarta, KA Lokal yang kembali beroperasi adalah KA Siliwangi relasi Sukabumi – Ciranjang dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Sukabumi; KA Siliwangi (498) pukul 05.45 WIB, KA Siliwangi (500) pukul 10.55 WIB, dan KA Siliwangi (502) pukul 16.15 WIB.

Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa menjelaskan, perjalanan kembali KA Lokal ini mengacu pada Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 No.7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19, dan Surat Edaran Ditjenka Kemenhub No.14 Tahun 2020 Tanggal 8 Juni 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Pengendalian Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Mencegah Penyebaran Covid-19.

“Pengoperasian kembali KA Lokal ini tentunya mengikuti protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang diterapkan pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru, salah satunya dengan memberlakukan okupansi hanya 75 persen dari okupansi yang diizinkan pada saat normalnya sebanyak 150 persen untuk volume penumpang,” ujar Eva, Kamis (2/7/2020).

Untuk pemesanan tiket KA Lokal Siliwangi dapat dilakukan H-7 sebelum keberangkatan melalui Aplikasi KAI Access, serta dapat melakukan pembelian tiket go show di loket stasiun.

Adapun persyaratan yang perlu diperhatikan masyarakat jika ingin naik KA Lokal antara lain:

– Calon penumpang dalam kondisi sehat, tidak menderita flu, pilek, batuk dan demam;
– Calon penumpang wajib menggunakan masker;
– Suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celcius;
– Menggunakan pakaian pelindung (jaket atau pakaian lengan panjang).

Lebih lanjut Eva berharap, dalam pencegahan penyebaran Covid-19, penumpang KA Lokal juga dapat menjalankan dengan disiplin Adaptasi Kebiasaan Baru, seperti melakukan cuci tangan di tempat yang telah disediakan di stasiun, masing-masing membawa atau menyiapkan hand sanitizer, selalu jaga jarak (physical distancing), proses boarding dilakukan secara mandiri dengan pemantauan petugas boarding guna mengurangi kontak fisik antara penumpang dan petugas. (inf)