by

PDAM dan DPRD Diminta Klarifikasi Terkait Dugaan “Saweran”

Hallobogor.com, Cibinong – Terkait dengan pemberitaan yang kurang sedap mengenai dugaan “saweran” yang melibatkan PDAM Tirta Kahuripan dan anggota DPRD Kabupaten Bogor disarankan agar kedua instansi tersebut melakukan klarifikasi.

“Jangan biarkan bola liar menggelinding kemana-mana, jika memang tidak benar silahkan bantah, begitu juga sebaliknya,” kata Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Cabang Bogor Raya Rohmat Selamat SH, M.Kn, kepada Hallobogor.comHallo Media Network, Minggu (30/8/2020).

Rohmat melihat pers sudah bekerja cukup maksimal untuk melakukan fungsi pers sebagai kontrol sosial dengan pemberitaan-pemberitaan yang mengawasi potensi masalah maupun terjadinya penyalahgunaan atau penyimpangan.

Baca : Dewan Harus Berani Tuntaskan Dugaan “Saweran” PDAM Rp 150 M

“Mestinya hal ini bisa direspon positif oleh instansi-instansi tersebut. Jangan diam saja, warga juga punya hak untuk memperoleh transparansi informasi publik,” katanya.

Baca juga : Berita-berita Seputar Sorotan terhadap PDAM Tirta Kahuripan

Seperti diberitakan sebelumnya, Barisan Monitoring Hukum (BMH) telah mengirimkan laporan dugaan mengalirnya uang komisi ke oknum anggota DPRD Kabupaten Bogor atas pemulusan pencairan anggaran Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) ke PDAM Tirta Kahuripan sebesar Rp 150 miliar tahun 2018.