by

Polisi Menangkapi Gurandil, Beromzet Puluhan Juta di Sukajaya

Hallobogor.com, Sukajaya – Satuan Reskrim Polres Bogor berhasil mengamankan seorang Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang kerap beroperasi di wilayah Sukajaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Tersangka berinisial RA (34) yang diketahui sebagai bos atau pemilik. dan ditangkap pada Rabu, (26/2/2020) lalu.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah bukti yang digunakan sebagai alat operasional, diantaranya, 70 buah gelundungan, 6 buah tong, 20 karung berisi batuan yang mengandung mateeial emas, 250 botol mercury, 3 buah kompresor, 4 karung karbon, 6 buah dinamo, dua botol oli, 1 buah buku catatan harian, 2 buah buku catatan omset, 1 buah lempeng gendil, 2 set karet ban, 3 buah beban, 1 buah elpiji gas 3 Kg dan 1 buah serokan.

Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy mengatakan, dari hasil pemeriksaan, pelaku menngaku usahanya tersebut sudah beroperasi sejak dua tahun lalu dengan omset Rp 30 hingga 50 juta per bulan dan memilki jumlah pekerja sebanyak 30 orang.

“Untuk pekerja atau karyawannya kami hanya jadikan saksi,” tutur Roland kepada wartawan di Mako Polres Bogor, Kamis (5/3/2020).

Terhadap tersangka, sambung Roland, kita terapkan pasal 161 dan atau pasal 158 Jo. Pasal 37 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 04 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara, dengan ancaman pidana 10 tahun penjara dengan denda 10 Miliar Rupiah.

Menurut Roland, kegiatan pengungkapan kasus Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) ini berdasarkan hasil kerja keras dan upaya yang masif dilakukan dalam mengantisipasi eksploitasi alam berkelanjutan serta tidak bertanggungjawab yang dapat mengakibatkan bencana alam.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan pengungkapan kasus Penambang Emas Tanpa Ijin ini dapat kembali memberikan dampak yang baik bagi alam agar tidak terjadi bencana,” tukasnya. (btd)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.