by

Reni Marlinawati, Bakal Calon Bupati Sukabumi itu Telah Tiada

Hallobogor.com, Jakarta – Wakil Ketua Umum (Waketum) PPP Reni Marlinawati meninggal. Anggota Komisi X periode 2014-2019 sedianya sedang berjuang sebagai bakal calon Bupati Sukabumi, Jawa Barat.

“Saya dapat info dari putri beliau. Infonya serangan jantung,” kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PPP Achmad Baidowi, Jumat (7/8/2020)

Sekretaris Fraksi PPP di DPR itu masih menunggu informasi lebih lanjut dari rumah sakit terkait penyebab kematian Reni. Almarhumah sempat dirawat di Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (RSCM) sebelum tutup usia.

“Tadi infonya, sempat ke DPP mau rapat tapi kondisi drop sehingga langsung dibawa ke RSCM,” katanya.

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) itu mengungkapkan PPP amat kehilangan sosok Reni. Sekretaris Fraksi PPP periode 2014-2019 itu dianggap sebagai kader potensial dan sosok penting di partai.

“Kami kehilangan salah satu kader terbaik, (Reni) masih waketum dan rencana maju di pilkada (pemilihan kepala daerah) Sukabumi. Semoga dosa diampuni, dan amal ibadahnya diterima di sisi-Nya,” ujar Baidowi.

Perjalanan Karir Reni

Dr. Reni Marlinawati adalah anggota parlemen dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Saat ini, ia duduk di Komisi X DPR RI sebagai seorang wakil sekretaris yang menangani bidang pendidikan, kebudayaan dan pariwisata, pemuda dan olahraga, serta perpustakaan nasional.

Ia juga merupakan anggota Badan Musyawarah (BAMUS) DPR RI.
Reni Marlinawati dibesarkan di Sukabumi Jawa Barat.

Ia mengenyam pendidikan dasar sampai menengah di kampung halamannya di Pelabuhanratu. Setelah lulus, Reni kemudian melanjutkan kuliahnya di IAIN (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung dengan mengambil program studi Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah).

Setelah lulus pada tahun 1997, Reni kemudian melanjutkannya ke jenjang pascasarjana dan berhasil meraih gelar doktor di bidang Manajemen Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta pada tahun 2006.

Kariernya dalam bidang politik lebih dulu ia awali sejak ia bergabung dengan salah satu organisasi mahasiswa. Reni pernah aktif di HMI dan menjadi Ketua Umum Forum Mahasiswa Pascasarjana se-Indonesia.

Setelah lulus dari almamaternya pun ia terus aktif dalam berorganisasi. Ia tercatat pernah menjadi Komite Perbankan Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang dipimpin oleh Prabowo Subianto.

Kini, ia menjabat sebagai Sekretaris di Pimpinan Kolektif Majelis Nasional KAHMI, Ketua di PARMUSI, ketua PP Wanita Persatuan Pembangunan (WPP), dan Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan.

Sebelum terjun di dunia politik, Reni mempunyai bakat dalam mengembangkan berbagai bidang usaha. Perempuan yang pernah menjadi Ketua Umum Yayasan Cipta Insan Mandiri ini, merupakan Pendiri, Bendahara, sekaligus Liasion Government Borneo Tropical Rainforest Foundation (BTRF) Indonesia.

Selain itu, Reni juga menjadi dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung dan Universitas Negeri Jakarta. Demikian, seperti dikutip Hallosukabumi com — Hallo Media Network. (*/bud)