by

Satpol PP Razia Masker di Puncak, Puluhan Wisatawan Didenda

Hallobogor.com, Puncak – Sedikitnya 25 wisatawan terjaring razia masker yang dilakukan petugas Satuan Polisi Pamomg Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Kamis (20/8/2020) di jalur puncak.

Puluhan wisatawan yang tengah berwisata di  Agrowisata Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor tersebut tak bisa mengelak ketika diketahui tah mengenakanrazia masker. Beberapa diantaranya kemudian dikenakan sanksi denda Rp 100 ribu.

“Iya, hari ini kan memasuki libur panjang. Puncak ini salah satu yang diminati wisatawan dari berbagai daerah khususnya Jakarta. Sehingga hari ini kita turunkan anggota untuk operasi masker di sini, sebagai penegakan dari aturan protokol kesehatan Covid-19,” kata Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho kepada Hallobogor.com.

Ditambahkan Agus, pilihan razia masker ini digelar karena kawasan Puncak tengah ramai diserbu wisatawan dalam rangka libur panjang Tahun Baru Islam 1442 H.

Dalam razia ini, pihaknya menjaring sebanyak 25 wisatawan mayoritas dari luar Bogor yang tidak memakai masker. Dua orang di antaranya diberikan sanksi administratif sebesar Rp100 ribu.

“Perlu diinformasikan kepada masyarakat kabupaten bogor bila saat ini dendanya sudah naik tadinya Rp50 ribu sekarang Rp100 ribu. Tapi dalam Perbup bagi yang tidaj mampu hanya sanksi sosial,” jelasnya.

Sejauh ini, lanjut Agus, kesadaran masyarakat terutama pelosok Kabupaten Bogor untuk memakai masker masih kurang. Untuk itu, pihaknya akan terus menggencarkan sosialisasi dan razia masker.

“Kalau di daerah perkotaan kesadarannya sudah tinggi. Tapi sekarang di daerah-daerah masih banyak kurang sadar penggunaan masker ini,” tutup Agus.

Beberapa titik yang disisir Satpol PP diantaranya Agrowisata Gunung Mas, Taman Safari Indonesia (TSI) dan beberapa lokasi lainnya.

Berbeda dengan di titik keramaian wisatawan, di kawasan wisata kebun teh itu, satpol PP banyak menemukan pelanggar protokol kesehatan. Ada puluhan wisatawan tak bermasker yang terjaring razia.

Setelah diberikan peringatan, mereka dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanan. Namun bagi mereka yang memang benar-benar tidak mempersiapkan masker sebagai pelindung terjadinya penularan Covid-19, terpaksa dikenakan denda sesuai aturan yang ada. (adi)