by

Sepak Takraw Harus Lolos BK Porda Jabar 2021 agar Juara Umum Porda

Hallobogor.com, Cibinong – Cabang Olahraga (Cabor) Sepak Takraw Kabupaten Bogor rutin lakukan latihan dua jam perhari meskipun secara daring. Itu dilakukan untuk mecapai target lolos di Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Daerah (PORDA) Jabar 2021. Serta meraih tiga mendali emas di PORDA Jabar 2022 mendatang. Itu disampaikan Ketua Cabor Takraw Kabupaten Bogor, Didi Furqon Firdaus melalui siaran langsung di Radio Teman 95,3 FM, Selasa (8/9/2020).

Menurutnya, saat ini ada 30 atlet binaan Cabor Sepak Takraw Kabupaten Bogor, terdiri dari 15 atlet perempuan dan 15 atlet laki-laki. Tengah fokus dilatih dan dibina secara rutin minimal dua jam perhari. Untuk meningkatkan kemampuan, ketangkasan dan kecepatan waktu dalam bertanding.

“Meskipun dalam kondisi pandemic Covid-19, pola latihan kita agendakan setiap hari minimal 2 jam perhari. Walaupun itu kami lakukan secara daring,” tutur Didi.

Didi melenjutkan, persiapan jelang PORDA Jabar 2022 fokus lolos di BK Porda Jabar 2021. Dengan mempersiapkan pembinaan yang maksimal, mulai dari pemenuhan gizi maksimal, hingga latihan tryout ke sejumlah daerah di Jabar. Seperti, Bekasi, Bogor, Sukabumi, Cianjur dan lainnya.

“Meskipun biaya tryout cukup mahal, kita akan tetap laksanakan. Karena pembinaan tidak cukup dengan latihan mandiri saja, melainkan dioptimalkan dengan tryout tanding langsung dengan lawan,” tegasnya.

Katanya, saat ini perkembangan Cabor Sepak Takraw di Kabupaten Bogor cukup signifikan. Terbukti yang semula dipermaikan ditingkat SD dan SMP, pada POPDA lalu sepak takraw sudah dimainkan hingga tingkat SMA.

“Kami berharap, Pemerintah Kabupaten Bogor bisa memiliki lapangan sepak takraw. Sehingga kita bisa melakukan kegiatan tryout di Kabupaten Bogor. Selain untuk meningkatkan rekrutmen atlet Sepak Takraw Kabupaten Bogor, meringakan biaya, juga untuk mendukung terwujudnya Kabupaten Bogo sebagai daerah the city of sport and tourism,” harap Didi

Ia juga mengajak kepada para atlet sepak takraw, untuk terus bersemangat berlatih. Meningkatkan kualitas diri, untuk berprestasi dan menjadi juara. “Tidak ada keberhasilan tanpa diraih dengan latihan. Lakukan yang terbaik, Kabupaten Bogor harus berprestasi,” imbuhnya. (bgr)