by

Sepakat, DPRD Kota dan Kabupaten Bogor Menolak RUU HIP

Hallobogor, Bogor – Pimpinan dan anggota fraksi DPRD Kota dan Kabupaten Bogor menyatakan menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Hal tersebut dinyatakan dalam pertemuan dengan sejumlah ulama dan pimpinan ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK NKRI) Bogor Raya di kantor DPRD Kota Bogor, Kamis (2/7/2020).

“Kami ANAK NKRI Bogor Raya bersama unsur pimpinan dan fraksi-fraksi DPRD Kota dan Kabupaten Bogor dengan ini menolak RUU HIP,” demikian pernyataan bersama delegasi ANAK NKRI bersama pimpinan DPRD Kota dan Kabupaten Bogor.

Baca : Aliansi Umat Islam Bogor Desak Penggagas RUU HIP Diusut Tuntas

Pernyataan bersama itu dibacakan oleh Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto bersama perwakilan berbagai fraksi DPRD dan pimpinan ANAK NKRI Bogor Raya.

Dalam pertemuan tersebut, para pimpinan dan perwakilan fraksi DPRD baik Kota dan Kabupaten Bogor menandatangi pernyataan penolakan RUU HIP. Isi pernyataan tersebut antara lain:

  1. Menolak RUU HIP dan mendukung maklumat Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta siap memperjuangkan pembatalan RUU yang terindikasi membuka peluang bangkitnya komunis di Indonesia.
  2. Tetap menolak penggantian RUU HIP dengan nama lain yang agenda serta tujuannya sejalan dengan RUU HIP.
  3. Mendesak aparat hukum untuk memproses hukum inisiator RUU HIP karena diduga melakukan upaya tindak pidana makar terhadap Pancasila.
  4. Menolak dan siap mengamankan negara khususnya di wilayah Bogor dari berbagai upaya gerakan komunisme termasuk penyebaran ajarannya (komunisme, marxisme dan leninisme) sesuai amanah konstitusi dalam TAP MPRS No 25 Tahun 1966.
  5. Menolak kerjasama dengan Partai Komunis Cina dalam bentuk apapun termasuk menolak Tenaga Kerja Asing (TKA) khususnya dari Cina yang datang ke wilayah Bogor.

Selanjutnya, DPRD Kota dan Kabupaten Bogor akan menyampaikan poin-poin tersebut kepada DPR RI.

“Semoga Allah yang Maha Esa meridhoi dan menolong perjuangan kita dalam membendung serta melawan bangkitnya komunisme di negeri kita tercinta ini. Aamiin.” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Sebagian besar fraksi yang hadir menandatangi pernyataan tersebut baik dari DPRD Kota maupun Kabupaten Bogor, namun ada yang secara teknis belum menandatangani karena belum diputuskan dalam fraksinya.

Rencananya, hasil pertemuan tersebut akan diumumkan pada aksi Apel Siaga Tolak RUU HIP besok Jumat (3/7) di halaman Tugu Kujang Kota Bogor. Akan diumumkan partai mana saja yang menolak RUU HIP dan yang mendukung atau belum bersikap terkait RUU HIP. (*/sis)