by

Sukamanah dan Luewimalang Masih Fokus Tangani Pandemi Covid-19

Hallobogor.com, Cisarua – Sudah berjalan empat bulan pandemik virus Corona melanda Kabupaten Bogor. Kecamatan Cisarua dan Megamendung sempat menjadi zona merah akibat virus yang mematikan itu.

Akhirnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bogor terus melakukan pemantauan secara intensif ke dua kecamatan yang berada di kawasan wista itu.

Langkah terakhir yang dilakuka oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jabar dan Kabupaten Bogor akhir pekan lalu melakukan rapid test di pasar tradisional Cisarua. Para pedagang dan pengunjung saat itu menjadi target tim medis.

Dampak dari pandemik ini, rencana pembangunan yang seharusnya dilakukan di setiap desa yang ada di dua kecamatan ini menjadi terhambat. Dana Desa (DD) yang merupakan anggaran untuk pembangunan infrastruktur hingga kini masih dialokasikan untuk penanganan Covid 19.

Kepala Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Ismail menegaskan bahwa pencegahan penularan virus Corona masih tetap hal yang paling penting di wilayahnya.

“Anggaran DD tahap kedua masih tetap untuk penanganan virus Corona, mengingat keselamatan dan kesehatan masyarakat itu sangat penting. Dengan demikian, anggaran untuk pembangunan akan terus dipergunakan untuk penangan Covid-19 sesuai intruksi pemerintah pusat,” ujat Ismail.

Hal senada, ditempat terpisah Kepala Desa Leuwimalang, Yayan Nuryana. Menurutnya wilayah Leuwimalang merupakan titik atua pusat wisatawan datang. Dengan demikian pengamanan melalui protokol kesehatan uang diharuskan tetap kita laksanakan.

“Mulai dari pelayanan di kantor desa hingga kepada tempat-tempat usaha yang ada di sini. Dan kita pemerintahan desa sudah mendistribusikan bantuan kepada masyarakat dengan menggunakan anggaran DD,” ungkapnya.

Sementara itu, meskipun pemerintah belum menormalkan situasi, aktifitas di wilayah Puncak sudah berjalan normal. Sepanjang jalan raya Puncak kembali dilanda kemacetan oleh antrian kendaraan yang didominasi warga DKI. (dang)