by

Terkait Info Tindak Kejahatan, Warga Jangan Terburu-Buru Nyatakan Hoaks

Hallobogor.com, Jakarta – Warga masyarakat dan warga netizen diingatkan agar jangan terlalu gampang dan terburu-buru menyatakan suatu info itu hoaks (berita bohong) terkait info tindak kejahatan. Harus ada klarifikasi dulu.

“Harus bijak menerima informasi, apalagi soal tindak kejahatan seperti penculikan anak, pencurian kendaraan, atau perampokan. Jangan buru-buru nyatakan hoaks,” kata Budi Purnomo Karjodihardjo, praktisi media center & manajemen reputasi, di Jakarta, Minggu (1/3/2020)

Budi merespon hal tersebut terkait viralnya kabar penculikan bayi, dan banyaknya direspon negatif oleh netizen yang menulis bahwa kabar itu adalah hoaks, meskipun pada akhirnya nanti akan diketahui hoaks atau bukan.

“Memang banyak netizen yang positif juga, dan ternyata Kapolsek Parung sendiri kepada media Kompas.com membenarkan adanya penculikan bayi Parung, Bogor dengan modus hipnotis,” kata Budi, meskipun belakangan diketahui viral fi medsos itu hoaks.

Dia menjelaskan, tudingan hoaks terhadap info kejahatan di atas bisa membuat warga skeptis dan kurang peduli terhadap informasi yang penting bagi keselamatan warga.

Selain itu, terkesan melemahkan kewaspadaan warga dan malah memberi kesempatan pelaku kejahatan berkeliaran tanpa pengawasan warga.

“Lebih baik ikut menyebarkan informasi agar warga semakin waspada atau menyimak info, daripada buru-buru nulis : ini hoaks atau itu hoaks, setelah ada update dari aparat baru boleh dirilis ” kata Budi. (tim)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.