by

Tidak Ada Penghasilan, Ekonomi Rakyat Lumpuh, Warga Miskin Menjerit

-Bisnis-210 views

Hallobogor.com, Kabupaten – Adanya penyebaran virus korona ke Kabupaten Bogor disikapi secara tegas oleh pemerintah tingkat kecamatan yang langsung menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktipitas atau berdiam diri di rumah sebagai bentuk mengisolasi sendiri.

Dampaknya, perekonomian masyarakat kini mati. Terlebih wilayah Cisarua dan Megamendung merupakan wilayah pariwisata yang tempat tempat wisatanya sudah melakukan penutupan sementara.

“Saya selaku orang miskin yang hidup dari mencari nafkah tiap hari benar benar ini merupakan pukulan. Memang maunya kita berdiam diri dirumah,” ujar Rohman, warga Cisarua yang usaha sebagai pedagang asongan.

“Tetapi kebutuhan hidup untuk keluarga sangat mendesak untuk tetap keluar. Karena siapa lagi kalau bukan saya yang harus mencari nafkah untuk hidup sehari hari. Anak anak dan istri kita butuh makan,” katanya.

Yang terpantau cukup miris bagi keberadaan masyarakat yang hidup di garis kemiskinan karena tidak punya penghasilan, dan kesulitan mencari nafkah kalau tidak ke luar rumah.

Selain susahnya untuk mendapatkan uang untuk biaya hidup, wabah virus korona dan berbagai berita kematian seputar penderita virus yang selalu menjadi headline dimedia sosial kerap menghantui keberadaan mereka. Tak ayal, wajah wajah muram terlìhat jika bertemu dengannya.

“Saya butuh untuk makan ansk anak mas. Walaupun sepi pembeli terpaksa kami berjualan,” kata Ikin.

Sejak beredarnya wabah tersebut, keberadaan para pengusaha wisata yang ada di dua kecamatan itu nampak tidak peduli kepada warga sekitar.

Mereka seolah olah lupa akan keberadaannya. Untuk pencegahan virus covid 19, masyarakat dengan swadaya atau secara pribadi melakukan penyemprotan di lingkungan.

Jatnika (56) warga Kelurahan Cisarua. Ia dan teman temannya merasa terpanggil untuk melakukan penyemprotan ke beberapa desa dan membagi bagikan masker kepada warga yang ditemuinya.

“Kami merasa terketuk hati untuk melakukan hal itu. Warga butuh perhatian yang nyata. Semoga wabah ini cepat berakhir. Selain kita harus membentengi diri supaya tidak terkena, berdoa kepada Allah SWT itu jangan sampai ketinggalan,” katanya.

Jatnika berharap warga Cisarua dan sekitarnya tidak ada yang menjadi korban virus corona. (dang)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.