by

Wabup Harapkan Peran Aktif PKK Dalam Tangani Penyebaran Covid-19

Hallobogor.com, Cibinong – Sebelas Kecamatan di Kabupaten Bogor berganti Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), kesebelas Ketua PKK Kecamatan dilantik secara langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor, Halimatu Sadiah Iwan Setiawan, bertempat di Ruang Serbaguna 1 Setda Kabupaten Bogor, Selasa (8/9/2020).

Dalam Sambutannya Ketua TP. PKK Kabupaten Bogor, Halimatu Sadiah Iwan Setiawan peran dan fungsi gerakan PKK, bukanlah merupakan sesuatu hal yang berlebihan, karena tim pengggerak PKK berperan sebagai pendukung upaya Pemerintah dalam mengembangkan kesejahteraan keluarga dan merupakan salah satu unsur pelaku pembangunan.

“Bertolak dari fokus peran tersebut, saya mengajak segenap jajaran tim penggerak PKK untuk mau memahami tentang hakekat pemberdayaan masyarakat, sehingga bentuk kegiatan yang dikembangkan berkaitan erat dengan aspek pemberdayaan masyarakat yang diharapkan,” katanya.

Ia juga menyampaikan menghadapi dinamika pembangunan harus tetap berpegang teguh pada prinsip dan semangat pengabdian sebagai relawan, senantiasa bersikap rendah hati, namun tidak rendah diri. Karena rendah hati adalah landasan yang kokoh dari semua kebajikan. Karena kebajikan itu pada hakekatnya adalah tindakan kita, kesadaran dan tenggang rasa terhadap orang lain dan lingkungan yang sama-sama hidup di bumi yang sama.

“Tingkatkan terus fungsi kinerja gerakan PKK dengan bhakti dan karya nyata serta bekerja tanpa pamrih, tingkatkan daya kreatifitas dan inovasi dalam pengembangan program-program PKK, agar selaras dengan kebijakan program Pemerintah, yang semua itu harus dicapai melalui karsa, inisiatif dan ketekunan,” tambahnya.
Halimatu juga berpesan semua tidak tahu kapan masa Pandemi Covid-19 akan berakhir, termasuk para ahli epidemiologi sekalipun. Namun, dengan semangat dan kerja keras serta jiwa gotong royong terus berupaya menekan laju penyebaran virus corona melalui sosialisasi penerapan protokol kesehatan yang tinggi kepada masyarakat.

Menurut Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan selain rencana program kerja yang tertuang dalam 10 program pokok PKK, dimasa pandemi Covid-19, Tim Penggerak PKK diharapkan mengambil peran dalam upaya pencegahan penularan virus tersebut di masyarakat Kabupaten Bogor. TP. PKK sendiri merupakan organisasi yang bersinergi dengan Pemerintah, sehingga setiap kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah, menjadi tugas PKK untuk ikut mensosialisasikan kepada masyarakat.

“PKK juga harus bisa memberikan edukasi untuk membantu masyarakat dalam memahami apa dan bagaimana pencegahan pandemi Covid-19 agar tidak menimbulkan sumber penularan baru pada tempat terjadinya interaksi antar masyarakat,” ujarnya.

Selain membentuk Desa Aman Covid 19, dalam upaya penangganan pandemi wabah virus corona, Pemkab Bogor juga meminta Pemerintah Desa dan PKK ikut mensukseskan program membagikan 12 juta masker.

“Sesuai arahan Menteri Dalam Negeri, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Pemkab Bogor yang langsung diturunkan ke Pemerintah Kecamatan, pemerintah desa, PKK dan lainnya untuk menyukseskan program membagikan 12 juta masyarakat di Kabupaten Bogor,” ucapnya.

Wabup menerangkan bahwa pembagian 12 juta masker ini bisa diambil dari dana desa dan lainnya yang sudah diatur oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

“Dana pembagian 12 juta masker ini bisa diambil dari dana desa atau kalau kelurahan menggunakan dana ada yang ada di kecamatan, pemerintah desa atau kelurahan diwajibkan memberdayakan masyarakat atau membeli masker dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di desanya,” terangnya.

Ia juga mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor sebelumnya juga memerintahkan setiap pemerintah kecamatan membentuk Desa atau Kelurahan Aman Covid-19, hal ini bagian dari upaya menghijaukan kembali zona merah atau oranye.

“Di Kecamatan Cigombong sebelumnya ada dua desa yang menjadi Desa Aman Covid 19, Kepala Daerah meminta di 40 kecamatan ada minimal 1 Desa Aman Covid 19,” tutur Iwan. (bgr)