by

Walikota Bima Arya Dilarang ke Luar Rumah dalam 2 Minggu, Ini Alasannya

Hallobogor.com, Kota – Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto berstatus sebagai orang dalam pemantauan (ODP). Ia ditetapkan sebagai ODP bersama rombongan setelah kembali dari kunjungan kerja ke Turki dan Azerbaijan.

Hal itu ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Bogor sebagai langkah mencegah potensi penyebaran virus corona COVID-19.

“Pak Wali Kota setelah kembali dari luar negeri akan dilakukan pemantauan sebagai ODP. Teknis pemantauannya akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, di Kota Bogor pada Minggu, (15/32020)

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bogor, Oki Kurniawan, mengatakan, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan rombongan, setelah kembali ke Indonesia akan dilakukan pemantauan dengan status ODP.

“Selama pemantauan, kita minta Pak Bima dan rombongan yang berkunjung ke luar negeri, untuk berada di rumah dulu selama 14 hari,” katanya.

Menurut Oki Kuniawan, aktivitas Bima Arya dalam menjalankan tugas-tugasnya memimpin pemerintahan di Kota Bogor bisa dilakukan dari rumah.

“Pak Bima tetap bekerja, tidak cuti. Namun, pekerjaannya sebagai wali kota, untuk sementara selama 14 hari dilakukan dari rumah,” katanya.

Oki Kurniawan menegaskan, hal ini sudah menjadi arahan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.

“Bahwa, siapa saja yang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri, terutama ke 119 negara yang tercemar virus COVID-19, akan dilakukan pemantauan,” katanya sebagaimana diberitakan oleh Antara. (ant)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.