by

Walikota Sukabumi Tinjau Protokol Kesehatan di BPJS Kesehatan

Hallobogor.com, Sukabumi – Seiring dengan dimulainya penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kota Sukabumi terutama dalam pelayanan publik, Wali kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, meninjau pelaksanaan mekanisme pelayanan di kantor BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi.

Peninjauan ini untuk memastikan pelayanan yang dilaksanakan BPJS Kesehatan menerapkan protokol kesehatan sesuai arahan Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Pada kesempatan tersebut, Wali kota mengapresiasi alur pelayanan peserta JKN-KIS yang telah mendukung kebijakan pemerintah dalam menerapkan layanan administrasi kepada masyarakat sesuai protokol AKB dan berharap BPJS Kesehatan selalu konsisten dalam pelaksanaannya.

Baca : Berita dan Informasi Seputar Kota dan Kabupatan Sukabumi

Wali kota juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi akan terus berkomitmen untuk memberikan keluasan kepada masyarakat Kota Sukabumi yang ingin mendaftar sebagai peserta JKN-KIS, sehingga nantinya seluruh masyarakat terjamin oleh Program JKN-KIS.

Selain meninjau penerapan protokol kesehatan di BPJS Kesehatan, Wali kota juga menghadiri kegiatan Forum Komunikasi dan Forum Kemitraan Dengan Pemangku Kepentingan Utama Kota Sukabumi di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Yudhi Wahyu Cahyono mengharapkan, peninjauan oleh Wali kota ini dapat menjadi semangat serta motivasi bagi BPJS Kesehatan agar dapat terus memberikan pelayanan terbaik.

Disamping tujuan untuk keselamatan, kenyamanan dan percepatan perluasan peserta, penerapan tatanan konsep New Normal ini sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam hal pencegahan penyebaran COVID-19 serta memberikan perlindungan atas kesehatan dan keselamatan pegawai pasca berakhirnya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Adapun penerapan protokol kesehatan yang telah diterapkan pada peserta, diantaranya kewajiban untuk mengecek temperatur suhu badan, cuci tangan dengan air mengalir selama 20 detik atau handsanitizer, dan menjaga jarak dengan minimal 1 meter.

Selain itu, Kepala BPJS Kesehatan juga menjelaskan, untuk mengurangi kepadatan antrian pelayanan langsung di kantor cabang BPJS Kesehatan di masa pandemi ini, masyarakat juga diberikan edukasi untuk memanfaatkan fasilitas online BPJS Kesehatan seperti aplikasi Mobile JKN, Care Center 1500400, CHIKA (Chat Assistant JKN) dan VIKA (Voice Interactive JKN) selalu dioptimalkan. Hal ini bertujuan agar peserta mendapatkan  pelayanan yang lebih mudah dan cepat, langsung melalui gadget yang mereka miliki dan cukup di rumah saja. (jbr)